SuaraBandungBarat.id - Waktu terbaik untuk berhubungan intim sangatlah penting, terutama bagi pasangan suami istri (Pasutri) yang ingin segera memiliki momongan. Diyakini bahwa seks pada waktu yang tepat meningkatkan kemungkinan kehamilan.
Selain waktu terbaik juga ditentukan oleh usia, status kesehatan, kesuburan kedua belah pihak, frekuensi hubungan seksual dan masa subur. Waktu terbaik untuk bercinta
Setidaknya, ada rekomendasi waktu terbaik berhubungan intim untuk meningkatkan peluang Anda cepat hamil berikut ini :
1. Pagi hari sebelum beraktifitas
Sebelum sarapan atau aktivitas pagi lainnya, tidak ada salahnya Anda dan pasangan meluangkan waktu untuk tidur.
Menurut hasil penelitian, jumlah sperma lebih tinggi di pagi hari dibandingkan waktu lainnya, yang memungkinkan pembuahan lebih efektif. Chronobiology International mengatakan bahwa sperma yang datang sebelum jam 7:30 pagi. memiliki kualitas sperma terbaik.
Pada saat yang sama, menurut pakar seks Jessica O'Reilly, dari sisi preventif Anda bisa mendapatkan mood yang ceria dan bersemangat di pagi hari.
2. Seks saat ovulasi
Waktu terbaik untuk cepat hamil adalah saat ovulasi atau masa subur. Perubahan hormon estrogen dan testosteron saat ovulasi dapat meningkatkan libido. Selama siklus ovulasi, sel telur yang matang meninggalkan tuba falopi dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Setidaknya Anda dan pasangan bisa berhubungan seks 2-3 kali seminggu selama masa ovulasi.
Mengetahui masa subur wanita itu mudah. Anda dapat melalui kalender menstruasi online atau berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mengetahui masa ovulasi yang tepat.
3. Jatuh cinta pada jam 3 sore
Menurut situs Men's Health, menurut penelitian ilmiah, waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah jam 3 sore, waktu yang dianggap ideal bagi kedua belah pihak.
Karena pada wanita, hormon estrogen meningkat sedangkan hormon testosteron pria juga meningkat. Bercinta pada jam 3 sore. dapat terjadi selama ovulasi, ketika kehamilan lebih mungkin terjadi.
4. Berhubungan seks setiap tiga hari
Seks teratur meningkatkan kemungkinan kehamilan. Rutinitas ini bukan berarti berhubungan seks setiap hari, melainkan berhubungan seks sesuai jadwal, misalnya dua atau tiga kali seminggu.