SuaraBandungBarat.id- Satu Tembok Penahan Tanah (TPT) SMPN 1 Cisarua di Kampung Cibadak RT 03/ 01, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, ambrol, Kamis (3/3/2023) sore.
Akibatnya, sejumlah rumah yang berdekatan dengan lokasi TPT sepanjang 25 meter dan tinggi 5 meter yang ambrol tersebut mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Jarot Prasetyo menjelaskan, peristiwa ambrolnya TPT SMPN 1 Cisarua tersebut akibat hujan dengan intensitas tinggi menerjang kawasan ini.
"Berdasarkan hasil investigasi dilapangan bersama aparat kewilayahan penyebab utama yakni intensitas curah hujan tinggi, kondisi TPT/benteng tegak sekitar 90 derajat dan kondisi tanah labil," katanya.
Ia menambahkan, akibatnya bagian dapur milik warga mengalami rusak berat dan dua rumah lainnya terancam.
"Satu warga mengalami luka ringan atas nama Ibu Karwati 64 tahun mengalami luka pada tangan dan korban langsung di bawa ke rumah sakit UGD RSJ Cisarua untuk penangan medis," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi warga yang terdampak bencana langsung dievakusi ke tempat yang lebih aman.
"Warga yang rumahnya terdampak bencana tersebut langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman karena dikhawatirkan longsor susulan terjadi,"katanya.
Ia mengimbau, masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap adanya potensi bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu.
"Intensitas hujan masih tinggi hingga saat ini. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi bencana,"katanya. (*)