SuaraBandungBarat.id - Setiap manusia yang hidup di dunia pastilah mempunyai masalah kehidupannya masing-masing.
Ada yang kuat serta tabah dalam menghadapi persoalan hidupnya tetapi tak sedikit pula yang merasa ingin menyerah serta tak sanggup menghadapi masalah tersebut.
Soal keputusasaan sebenarnya dapat datang kepada siapa saja, tak hanya kepada orang miskin atau kaya, dewasa atau belum dewasa, hingga menganggap dunia ini begitu kejam dan kehidupan sangatlah sulit.
Terkait hal tersebut, Buya Yahya telah memberikan nasihat untuk mereka yang dilingkupi banyak persoalan kehidupan. Ia menyarankan agar ketika dilingkupi persoalan hidup untuk tidak jadi malas dalam beribadah.
Menurutnya, mestinya semangat dalam beribadah itu meninggi dan memuncak, jangan malah 'ngambek' atau pun malas untuk melakukan ibadah kepada Tuhan.
Ia juga menegaskan bahwa jika ada seorang wanita semisalnya yang mempunyai masalah terhadap keuangan keluarga, lantas ia malah merajuk kepada suami dan Allah, maka ia harus segera mengoreksi diri.
Pimpinan pondok pesantren Al Bahjah itu pula bahkan memberikan nasihat agar setiap permasalahan dari Allah hendaknya diadukan kepada Allah, jika orang tersebut mempunyai iman maka harus segera mengadukannya kepada Tuhannya.
Buya juga memberikan nasihat lain jika seorang yang ahli maksiat tertimpa masalah ia masih bisa ingat kepada Allah SWT.
"Ada benih iman di dalam hatinya, problem yang Allah datangkan kepadanya, membuat ia kembali kepada Allah," ungkap Buya.
Baca Juga: Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi
Namun, jika ditemukan seseorang yang tertimpa masalah kemudian menjauh dari Allah SWT maka itu merupakan tanda iman yang dimilikinya sedang melemah.
"Di saat ada masalah malas salat, wah kebablasan betul, gak ada iman dari dasarnya," lanjut Buya Yahya.
Lalu ia pun membandingkan jika orang yang dapat dikatakan ahli maksiat saja masih ingat dengan Allah, maka orang yang dianggap tidak ahli maksiat harusnya mengingat pula sang pencipta.
Di akhir ia mewanti-wanti agar setiap Muslim untuk mencari solusi kepada Allah bahkan mungkin menafakuri diri sendiri karena barangkali musibah yang sedang menimpa adalah akibat dari dosa. (*)
Editor: Fikri Azhari