Masih Ingat Kejadian Besar Pesawat Jatuh? Inilah Kronologi Lion Air JT610 Jatuh Tahun 2018

bandungbarat

Kamis, 16 Maret 2023 | 17:00 WIB
Masih Ingat Kejadian Besar Pesawat Jatuh? Inilah Kronologi Lion Air JT610 Jatuh Tahun 2018
Masih Ingat Kejadian Besar Pesawat Jatuh Tahun 2018? Inilah Kronologi Lion Air JT610 Jatuh

SuaraBandungBarat.id - Masih ingat kejadian besar pesawat jatuh tahun 2018? inilah kronologi Lion Air JT610.

Kronologi jatuhnya pesawat Lion Air JT610 telah dirilis oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Pada penerbangan Lion Air JT610 dari Bandara Soetta menuju Depati Amir Pangkal Pinang, pesawat hilang dari layar radar setelah pilot melaporkan adanya gangguan pada kendali pesawat, indikator ketinggian, dan indikator kecepatan.

Kerusakan indikator kecepatan dan ketinggian pesawat terjadi pada penerbangan dari Tianjin, China ke Manado, dan telah diperbaiki beberapa kali.

Pada tanggal 28 Oktober 2018, Angle of Attack (AOA) sensor kiri diganti di Denpasar, Bali.

Namun, ternyata AOA sensor kiri yang dipasang mengalami deviasi sebesar 21 derajat yang tidak terdeteksi pada saat diuji setelah dipasang.

Deviasi ini mengakibatkan perbedaan penunjukan ketinggian dan maneuvering characteristic augmentation system (MCAS) pada penerbangan Denpasar ke Jakarta. Pilot berhasil menghentikan aktifnya MCAS dengan memindahkan STAB TRIM switch ke posisi CUT OUT.

Namun, setelah mendarat di Jakarta, pilot hanya melaporkan kerusakan yang terjadi namun tidak melaporkan stick shaker dan pemindahan STAB TRIM ke posisi CUT OUT karena lampu peringatan AOA Disagree tidak tersedia.

Pada tanggal 29 Oktober 2018, pesawat dioperasikan dari Jakarta ke Pangkal Pinang dan FDR merekam kerusakan yang sama terjadi pada penerbangan ini.

baca juga

Pilot melaksanakan prosedur non-normal untuk IAS Disagree, namun tidak mengenali kondisi runaway stabilizer.

MCAS adalah fitur yang baru ada di B 737-8 (MAX) untuk memperbaiki karakteristik anggok pesawat pada kondisi flap up, manual flight dan AOA tinggi.

Namun, proses investigasi menemukan bahwa desain dan sertifikasi fitur ini tidak memadai, serta pelatihan dan buku panduan untuk pilot tidak memuat informasi terkait MCAS.

Kecelakaan serupa terjadi di Ethiopia pada 10 Maret 2019 yang melibatkan pesawat Boeing 737-8 (MAX) yang mengalami kerusakan AOA sensor.

Demikianlah kronologi jatuhnya pesawat Lion Air JT610.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperingati Setiap 17 Maret, Begini Sejarah Hari Perawat Nasional!

Diperingati Setiap 17 Maret, Begini Sejarah Hari Perawat Nasional!

Bandungbarat | Kamis, 16 Maret 2023 | 13:16 WIB

Fakta-fakta Mengerikan Korban Mutilasi Terbungkus Koper Merah Di Bogor, Sempat Dikira Isi Uang

Fakta-fakta Mengerikan Korban Mutilasi Terbungkus Koper Merah Di Bogor, Sempat Dikira Isi Uang

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 10:45 WIB

Fakta-fakta Penembakan Trigana Air di Papua: 7 Pelaku Ditangkap, Penerbangan ke Dekai Dihentikan Sementara

Fakta-fakta Penembakan Trigana Air di Papua: 7 Pelaku Ditangkap, Penerbangan ke Dekai Dihentikan Sementara

Video | Kamis, 16 Maret 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, 3 Nyawa Melayang

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, 3 Nyawa Melayang

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:06 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda

Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:43 WIB

Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 6 Rekomendasi sesuai Review dan Harga

Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 6 Rekomendasi sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:40 WIB

Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker

Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:40 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus

Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:30 WIB

Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Video | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:23 WIB

Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas

Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:10 WIB

×