SuaraBandungBarat.id - Simak berikut ini adalah contoh kultum singkat yang bisa memberi pesan tentang kebaikan dan kejujuran manusia.
Kegiatan dalam bulan ramadhan tidak hanya dilakukan berpuasa tetapi jauh daripadanya juga dilakukan dengan mengisi kegiatan ibadah lainnya seperti tadarus quran, membaca buku hadits dan juga menghadiri kultum.
Kuliah tujuh menit (Kultum) menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat yang bersifat membentuk manfaat kehidupan bermasyarakat dan bertetangga.
Maka perlu kemudian untuk mengenal salah satu contoh kultum tentang kebaikan dan kejujuran manusia.
Seperti apa contoh teks kultum singkat yang dapat dijadikan acuan untuk melakukan kegiatan ini? Simak pembahasannya berikut ini.
Contoh Kultum tema Kebaikan dan Kejujuran Manusia
Assalamualaikum W.W.
Ashalatu wassalamu ala sayidina Muhammadin wa ala alihi wasahbihi ajmain. Ama badu.
Sahabat hadirin semua, bahwa dalam suatu hadits Qudsi, Allah SWT berfirman yang artinya, "Jikalau seorang hamba itu mendekat kepadaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta, jikalau ia mendekat padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa, jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatangkan dengan bergegas" (HR. Bukhari).
Untuk itu, maka berbiasakan diri kita untuk berbuat baik kepada Allah, kepada manusia dan kepada alam sebagai hasil daripada penciptaannya.
Dalam pergaulan masyarakat kita, terlihat bagaimana ada kecenderungan-kecenderungan tertentu, ada yang terbiasa dengan berbuat maksiat, maka dari hari ke hari, waktu ke waktu, ia semakin terjerumus dalam lubang kenestapaan.
Sebaliknya, ada pula orang yang suka dengan salat berjamaah, bersedekah, mempelajari ilmu, pergi ke masjid dan berkumpul dengan orang yang saleh, berinfaq dan lain serupanya. Maka, ia akan ramah ke tetangganya, akan baik kepada alam dengan menjaga ekosistemnya.
Dan mudah-mudahan kita selalu ada dalam kebaikannya.
Semakin sering berbuat baik, maka akan semakin pula dicerca cobaan, karena kata orang-orang saleh, tidak mungkin Allah menerima apakah kita beriman atau tidak sebelum kita membuktikannya sendiri bahwa kita adalah orang yang benar-benar konsisten dalam menjalankan kebaikan. Maka disinilah letak kesabaran kita sebagai seorang hamba.
Demikian kultum ini kami sampaikan semoga bermanfaat bagi semua. Wallahul Muwafieq Ila Atwamit Tharieq. Wassalamualaikum W.W.
Demikianlah contoh kultum tema Kebaikan dan Kesabaran Manusia.(*)