SuaraBandungBarat.id – Banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa statement yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan suara partai PDIP.
Ganjar Pranowo mengaku mengetahui persis bahwa penolakan terhadap timnas Israel untuk datang ke Indonesia dalam mengikuti Piala Dunia U-20 itu sudah disampaikan jauh-jauh hari, sebelum munculnya surat resmi dari Gubernur Bali.
“Sebagai anggota partai tau dong. Maka saya tidak ikut ikut, tapi ketika kemudian rasanya tidak ada progres makannya sebagai foundingnya partai, trader partai kemudian semua bersuara,” ucap Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dikutip Sabtu, (08/04/2023).
Ganjar Pranowo mengaku, bahwa statement yang dia keluarkan sebenarnya adalah perintah dari partainya.
“Kami sepakat, kami punya pemikiran yang sama dan kami harus berstatement bersama,” jawabnya.
Gubernur Jawa Tengah itu juga mengaku bahwa, belum pernah bertemu dengan Ibu Megawati dan belum pernah di hubungi langsung ataupun diminta untuk menyampaikan penolakan.
“Saya tidak pernah bertemu Ibu Megawati pada soal ini, tapi rasa-rasanya kalau saya mengikuti dari media, bagaimana sekjen juga menyampaikan, saya kira kita punya persamaan keputusan dan pemikiran pada soal ini,” ungkap Ganjar.
Najwa Shihab pun menanyakan kembali, terkait informasi yang disampaikan oleh PDI perjuangan Pak Utut , bahwa dia dipanggil oleh Bu Mega, kemudian diminta oleh Bu Mega untuk menyampaikan penolakan itu ke ketua PSSI dan juga ke Menkom Pak Muhadjir.
“Ya, saya tidak tahu sampai sedetail itu, itu yang saya katakan di awal tadi pasti dengan sikap PDI Perjuangan terhadap Palestina dan terhadap Israel, partai pasti melakukan upaya itu,” jawab Ganjar. (*)
Baca Juga: Ketua PAN Sumut Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
Sumber Berita : Youtube / Najwa Shihab