SUARA BANDUNG BARAT - Mati syahid merupakan sebuah keadaan ketika seseorang meninggal Dunia dalam keadaan terpuji di jalan Allah SWT. Ada manusia-manusia pilihan yang dapat meninggal Dunia dalam kategori ini.
Ada juga peristiwa-peristiwa atau keadaan tertentu yang dapat memungkinkan ketika seseorang meninggal Dunia, dapat termasuk dalam mati syahid. Selain itu, manusia-manusia pilihan ini juga disebut dapat masuk surga tanpa hisab.
Manusia-manusia yang termasuk mati syahid juga disebutkan bahwa menjelang meninggal Dunia, mereka tidak merasakan sakaratul maut. Mereka juga tidak merasakan azab kubur.
Ada golongan manusia-manusia pilihan yang ketika meninggal Dunia, dapat dimasukkan dalam kategori ini. Berikut tujuh golongan orang yang ketika meninggal Dunia, dapat disebut mati syahid seperti yang dikutip dari akun tiktok @okisetianadewi13.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ada beberapa orang yang Ketika meninggal Dunia, maka dapat disebut sebagai orang yang mati syahid. Siapakah dia?
Disebutkan, ada tujuh orang atau tujuh golongan yang dapat disebut mati syahid. Selain mereka yang terbunuh pada saat berperang di jalan Allah.
Yang pertama adalah dia mati syahid apabila dirinya merupakan korban wabah. Misalnya, saat wabah corona atau covid-19 dan dirinya meninggal akibat wabah tersebut, itu dapat termasuk mati syahid.
Kedua, orang yang mati tenggelam. Misalnya, saat kabar TNI Angkatan Laut tenggelam beberapa waktu yang lalu, maka Insya Allah dan mudah-mudahan anugerahnya mati syahid.
Ketiga, orang yang memiliki luka pada lambungnya. Keempat, orang yang mati karena penyakit perut.
Baca Juga: Mengenal Mankind, Brand Fashion dari Bandung yang Punya Koleksi Unik hingga Diliput Media Asing
Kelima, korban-korban kebakaran. Keenam, orang-orang yang tertimpa reruntuhan, misalnya saat terjadi longsor atau gempa bumi yang dapat menyebabkan reruntuhan, dan bagi yang meninggal Dunia karena hal tersebut dapat disebut mati syahid di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Oleh karena itu, Ketika ada kabar seorang anak memeluk ibunya dalam keadaan meninggal Dunia, itu dapat termasuk bakti birulwalidainnya, Insya Allah dapat masuk surga dan ditambah karena tertimpa reruntuhan, sehingga dapat disebut mati syahid di jalan Allah.
Yang ketujuh, adalah seorang Wanita yang meninggal karena melahirkan, baik dalam keadaan nifas atau pada saat bayinya masih di dalam kandungan.
Jadi, ada beberapa golongan orang yang saat meninggal Dunia, dapat disebut mati syahid, Insya Allah. (*)
Sumber: akun tiktok @okisetianadewi13