Mahasiswa UIN Bandung Beri Rapor Merah Ke Rektor Jelang Masa Purna Tugasnya

bandungbarat

Minggu, 21 Mei 2023 | 18:04 WIB
Mahasiswa UIN Bandung Beri Rapor Merah Ke Rektor Jelang Masa Purna Tugasnya
Rektor UIN Bandung, Mahmud mendapat kritikan dari mahasiswanya menjelang masa berakhirnya jabatan rektor. (Instagram/demauinsgd)

SuaraBandungBarat.id - Jelang berakhirnya masa jabatan rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mahmud mendapat kritikan pedas dari mahasiswanya.

Kritikan dari mahasiswa tersebut disampaikan melalui postingan instagram @demauinsgd bertajuk, "RAPOR MERAH REKTOR UIN BANDUNG KEGAGAPAN DAN KEGUGUPAN PROF MAHMUD".

Dalam keterangannya disampaikan, menjelang berakhirnya masa jabatan rektor merupakan momentum untuk merefleksikan dan mengevaluasi perjalanan yang telah dijalani.

Dituliskan bahwa rektor telah memainkan peran yang krusial dalam mengarahkan serta mengelola kampus UIN Bandung. Evaluasi ini merupakan kesempatan bagi banyak pihak untuk melihat kembali pencapaian, tantangan dan dampak yang terjadi selama kepemimpinannya.

Dalam narasi kritik yang disampaikan, Mahasiswa UIN Bandung menyebut bahwa kritikan kepada rektor jelang masa purnanya merupakan bentuk kasih sayang dan cinta dari segenap mahasiswa.

Setidaknya ada 8 poin yang menjadi kritikan mahasiswa terhadap kinerja Mahmud selama memimpin sebagai rektor UIN Bandung.

1. Fasilitas kampus

Mahasiswa menyoroti sistem kebersihan kampus yang tidak nyaman seperti fasilitas kamar mandi yang menimbulkan banyak keresahan serta memerlukan perhatian lebih, selain itu lahan parkir kampus yang kurang memadai serta keamanan dan kenyamanan baik di area parkir atau pun lingkungan kampus.

2. Akademik (MBKM & Sistem Salam)

baca juga

Disampaikan bahwa sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UIN Bandung telah sejak lama berjalan namun keberdampakan dari program ini tidak banyak dirasakan oleh mahasiswa, hasilnya banyak mahasiswa UIN Bandung yang tidak mengetahui program ini dan tentunya merugikan mahasiswa sendiri.

3. Kuliah Kerja Nyata

Disebutkan bahwa ketidakseriusan pihak kampus dalam menyelesaikan permasalahan ini menjadi salah satu dasar penuntutan banyak mahasiswa yang menilai bahwa rektor tidak memiliki pedulian terhadap mahasiswanya. Tenggat waktu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan pembayaran KKN menjadi persoalan klasik yang tidak pernah diselesaikan.

4. Mahasiswa menuntut Jembatan Penyebrangan Orang (JPO)

Bahwa di kampus II UIN Sunan Gunung Djati yang dekat dengan jalur cepat Jalan Soekarno-Hatta mendapat keprihatinannya sendiri karena ditakutkan arus lalu lintas yang cepat tersebut dapat membahayakan mahasiswa secara keseluruhan. Diharapkan, pihak kampus dapat melakukan upaya solusi terhadap hal tersebut.

5. Kinerja Dosen yang ugal-ugalan

Mahasiswa pun menyoroti dosen yang tidak mengajar secara serius seperti hanya membicarakan masalah pribadi atau berbagi pengalam sepanjang satu semester pembelajaran. Selain itu kerap pula ditemui dosen yang tidak masuk kelas dan tentunya hal ini merugikan mahasiswa sendiri yang merupakan subjek dari pendidikan tinggi.

6. Inkonsistensi Pikiran Rektor terhadap pemberantasan pelecehan dan kekerasan seksual

Disebutkan bahwa ada niatan untuk memfungsikan Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA) menjadi satgas pemberantasan pelecehan dan kekerasan seksual namun keberadaan dan kebermanfaatannya masih dipertanyakan. Di sini, dalam anggapan mahasiswa terdapat inkonsistensi pikiran rektor.

7. Bentuk Kerjasama UIN Bandung yang tidak berpihak terhadap kepentingan mahasiswa

Selain itu, mahasiswa pun menyoroti persoalan kerjasama kampus yang dinilai tidak berkorelasi dengan kebutuhan mahasiswanya sendiri karena tidak menjawab apa yang menjadi kepentingannya. Seperti kebutuhan sponsorship organisasi mahasiswa serta persoalan yang akan menunjang studi penelitian.

8. Tidak representatifnya Mahmud sebagai bentuk kegagapan dan kegugupannya

Diketahui, rektor UIN Bandung, Mahmud juga menjabat sebagai ketua Forum PTKIN se-Indonesia, sayangnya hal ini tidak serta merta membuat gagasan dan perubahan dibawanya untuk kebaikan bersama melainkan dalam kritikan mahasiswa hanya menjadi simbol yang berdampakannya tidak dirasakan secara nyata dan menjadi fakta.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UIN Sunan Gunung Djati sendiri belum memberikan respon terhadap kritikan yang diberikan mahasiswanya. Terakhir, postingan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Bandung telah mendapat tanggapan dari hampir 2.000 orang lebih. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Grup WhatsApp di UIN Suska Riau Harus Izin Pimpinan Kampus

Bikin Grup WhatsApp di UIN Suska Riau Harus Izin Pimpinan Kampus

Riau | Rabu, 03 Mei 2023 | 11:16 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 11:38 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:36 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

×