Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Vania Rossa

Senin, 01 Juni 2026 | 23:38 WIB
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
Ilustrasi kenduri kurban di Pidie Jaya. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Muzammil Hasballah dan Habits Media Network mengadakan kenduri kurban bagi 3.000 keluarga korban banjir di Pidie Jaya pada 29 Mei 2026.
  • Kegiatan ini berfungsi sebagai metode penyembuhan trauma serta menyalurkan bantuan pangan bernutrisi hasil solidaritas digital 457 pekurban asal Indonesia.
  • Program ini turut memulihkan ekonomi lokal melalui pembelian hewan kurban langsung dari para peternak tradisional di wilayah terdampak bencana Aceh.

Suara.com - Aroma masakan khas Aceh yang mengepul dari kuali-kuali besar seketika mengubah suasana di halaman Masjid Baitussattar, Kabupaten Pidie Jaya, selepas Salat Jumat, (29/5/2026). Ratusan warga yang baru saja melewati masa-masa sulit akibat bencana banjir, siang itu berkumpul bersama, larut dalam kehangatan tradisi kenduri kurban.  

Momen makan bersama ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan biasa, melainkan sebuah ruang komunal yang dihadirkan sebagai metode penyembuhan trauma (trauma healing). Gelak tawa, obrolan ringan, dan rasa kebersamaan yang sempat redup akibat duka bencana, perlahan-lahan kembali merekat di tengah masyarakat.  

Kenduri kebersamaan ini merupakan bagian dari penyaluran bantuan pangan bernutrisi yang menjangkau lebih dari 3.000 keluarga terdampak banjir di berbagai wilayah kritis di Aceh. Inisiasi humanis tersebut digerakkan secara kolaboratif oleh tokoh muda Muzammil Hasballah bersama ekosistem media muslim, Habits Media Network.  

Hadir di tengah-tengah warga, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya menyaksikan ketangguhan sosial masyarakatnya.  

"Saya bersyukur dan bangga melihat kepedulian yang hadir secara nyata untuk masyarakat kami yang sedang diuji. Bantuan psikososial dan pangan lewat ibadah kurban ini membawa kebahagiaan luar biasa serta menyuntikkan semangat baru bagi warga yang sedang merangkak bangkit dari masa-masa sulit pasca-banjir," ungkap Sibral Malasyi.  

Aksi nyata ini bermula dari gerakan solidaritas digital yang bergulir cepat. Hanya dalam waktu 48 jam, sebanyak 457 pekurban dari berbagai kota di Indonesia tergerak untuk menitipkan amanahnya. Dari kepedulian kolektif tersebut, terkumpul 29 ekor sapi dan 27 ekor domba berkualitas yang disembelih secara berkala sejak hari Jumat hingga hari terakhir Tasyrik.  

Muzammil Hasballah, yang ikut membaur langsung dalam prosesi distribusi dan kenduri di lapangan, mengungkapkan bahwa kehadiran fisik dan kehangatan interaksi langsung menjadi kunci utama untuk menguatkan kembali mental para penyintas.  

"Semua ini adalah ketetapan Allah yang menggerakkan hati orang-orang baik. Apa yang beberapa hari lalu berupa niat digital, hari ini menjadi hidangan nyata yang menghapus duka di meja-meja makan saudara kita di Aceh. Ini adalah bukti bahwa solidaritas umat masih sangat kuat untuk memulihkan duka sesama," tutur Muzammil.  

Menariknya, kebaikan program ini tidak berhenti pada piring-piring kenduri warga. Seluruh hewan kurban sengaja dibeli langsung dari para peternak tradisional di Aceh. Langkah ini diambil untuk memastikan roda perekonomian lokal yang sempat lesu pasca-bencana bisa kembali berputar dan membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat.  

baca juga

Gerakan sosial berbasis nilai-nilai Islam ini sukses menjangkau jutaan audiens dan menggerakkan para pekurban nasional berkat dukungan masif dari media komunitas seperti Muslimvox, Taubatters, Kawan Hawa, Quran Review, dan Ngajilah.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!

5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:35 WIB

Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:48 WIB

Terkini

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:38 WIB

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:35 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:28 WIB

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:27 WIB

Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras

Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:24 WIB

1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran

1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:20 WIB

×