SUARA BANDUNG BARAT - Dari kasus pembullyan anaknya di sosial media, Atta Halilintar kian bergerak cepat untuk mengejar keberadaan sang hater untuk dimintai pertanggungjawabannya.
Sebagaimana informasi yang sudah beredar luas di masyarakat, haters tersebut adalah seorang ibu yang berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat yang identitasnya sudah Atta Halilintar kantongi.
Ibu itu membully Ameena dengan kata-kata tidak pantas yang seharusnya tidak diucapkan oleh seorang ibu yang juga menpunyai seorang anak.
Pelaku menyebut putri Aurel Hermansyah sebagai bayi idiot, oon, dan down syndrome. Atta Halilintar dan sang istri tentu saja tidak terima, sehingga menyerahkan kasus ini ke pengacara mereka.
Sebenarnya, menurut Atta ia tidak menginginkan masalah ini berlarut-larut. Atta meminta agar si pembully anaknya minta maaf, akan tetapi yang bersangkutan malah menolaknya.
Karena hal inilah pada akhirnya membuat Atta Halilintar menjadi berang, dan segera mengirimkan pengacaranya untuk menemui ibu tersebut.
Sebagai informasi ibu pembully Ameena ini ternyata seorang guru honorer yang memiliki dua orang anak. Tadinya Atta tidak ingin membawa kasus ini ke ranah hukum.
Akan tetapi orang yang bersangkutan tidak mau meminta maaf. Karena hal itu, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah geram sampai membawa kasus tersebut ke meja hijau.
“Maafin ya saya maafin, tapi efek jera harus ada supaya tidak terulang lagi pada bayi lain,” kata Atta Halilintar seperti yang dikutip BandungBarat.Suara.com pada Rabu, (14/6/2023) dari kanal YouTube Seleb Oncam News.
Baca Juga: 10 Kota Terbesar di Indonesia Berdasarkan Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk
Menurut Atta anak adalah anugerah Tuhan terindah yang diberikan kepada orang tua manapun untuk diperlakukan baik, bukan dihina-hina.
Tidak ada anak yang meskipun berkebutuhan khusus atau sejenisnya yang ingin dihina-hina, begitupan dengan anaknya yang normal pasti tidak ingin dihina dengan sebutan tak pantas, tegas Atta Halilintar.(*)