Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB
Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran
Ilustrasi Kilang Minyak [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melemah pada 12 Juni 2026 akibat pembatalan rencana serangan militer Amerika Serikat ke Iran.
  • Keputusan Presiden Donald Trump membatalkan serangan berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.
  • Secara akumulatif dalam sepekan, harga minyak Brent dan WTI mengalami penurunan tajam meskipun sempat menguat saat sesi perdagangan.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia dilaporkan melemah pada perdagangan Jumat 12 Juni 2026, melanjutkan tren penurunan dari sesi sebelumnya.

Koreksi ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran.

Keputusan tersebut berhasil meredakan kekhawatiran pasar akan eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul aksi saling serang antar-kedua negara pada awal pekan.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent merangkak naik 1,21 dolar AS atau 1,3 persen ke posisi 89,17 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 1,23 dolar AS atau 1,4 persen ke level 86,48 dolar AS per barel.

Kendati sempat menguat di awal sesi perdagangan harian, secara akumulatif dalam sepekan, harga Brent telah merosot 4,2 persen dan WTI anjlok hingga 4,4 persen.

Sebelumnya, Trump sempat melontarkan ancaman keras untuk menggempur Iran. Namun, ia memilih membatalkan rencana serangan tersebut pada hari Kamis, dengan dalih bahwa proses dialog dengan pihak Teheran menunjukkan perkembangan positif.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. [istimewa]
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. [istimewa]

Di sisi lain, kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Teheran belum menyetujui teks kesepakatan apa pun.

"Meskipun ini bisa saja menjadi harapan palsu kesekian kalinya, reaksi pelaku pasar terbukti sangat cepat dan tegas," ujar analis pasar IG, Tony Sycamore.

baca juga

Ketegangan di kawasan tersebut sempat memuncak pada Rabu lalu ketika Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan mengancam akan menembak kapal apa pun yang nekat melintas.

Blokade berbulan-bulan yang dilakukan Teheran di jalur air krusial tersebut, yang biasanya menjadi rute bagi seperlima pasokan minyak global dan gas alam cair (LNG), memang menjadi faktor utama yang menjaga harga minyak tetap bertengger di level tinggi.

Kendati demikian, militer AS mengonfirmasi melalui media sosial bahwa kapal-kapal komersial terpantau masih terus melintasi Selat Hormuz secara normal.

Analis IG, Tony Sycamore, menambahkan bahwa meskipun harga minyak saat ini sedang terkoreksi turun, potensi lonjakan harga masih tetap terbuka lebar.

"Selama harga minyak mampu bertahan di atas level support psikologis di kisaran rendah 80 dolar AS, risiko pergerakan harga ke depan masih akan cenderung bergerak naik (upside)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:54 WIB

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Terkini

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

×