Tolak Pengesahan RUU Kesehatan, Bangsamahardika Dipertanyakan Kajian Substantifnya: Rakyat Jangan Terkecoh!

bandungbarat | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 19:40 WIB
Tolak Pengesahan RUU Kesehatan, Bangsamahardika Dipertanyakan Kajian Substantifnya: Rakyat Jangan Terkecoh!
Usai disahkan, gelombang penolakan RUU Kesehatan berdatangan.

Suara Bandung Barat - Meski diwarnai banyak penolakan saat pengesahan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan RUU Kesehatan menjadi UU.

RUU Kesehatan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR ke-29 Masa sidang V tahun 2022/2023, di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam rapat tersebut juga langsung dipimpin oleh ketua DPR, Puan Maharani yang diwakili oleh Lodewijk F Paulus dan Rahmat Gobel. Sementara itu, Sufmi Dasco dan Muhaimin Iskandar nampak absen.

Meski sudah diputuskan, banyak pihak yang justru menilai jika pengesahan UU tersebut terkesan buru-buru.

Diketahui, omnibuslaw Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan rencananya disahkan menjadi UU dalam rapat paripurna ini.

Sejumlah pihak menganggap terburu-buru karena Pemetaan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) oleh kementerian terkait, yakni Kementerian Kesehatan baru terjadi pada Februari hingga April 2023.

Terlebih, produk hukum yang akan disahkan memuat banyak Undang-Undang yang sudah eksis yakni dengan mencabut 9 UU dan mengubah 4 UU terkait.

Penolakan terhadap pengesahan UU Kesehatan ini pun bertebaran. Salah satunya datang dari Bangsamahardika, melalui akun instagramnya @bangsamahardika.

Dalam postingan yang juga sama-sama ditayangkan di akun instagram @yayasanlbhindonesia disebutkan narasi, "BERITA DUKA DPR SAHKAN RUU KESEHATAN OMNIBUSLAW JADI UU, KESEHATAN & KESELAMATAN RAKYAT JADI BARANG DAGANGAN PENCETAK CUAN BAGI OLIGARKI".

Ditambahkan caption, "Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Berita Duka untuk Kesekian Kalinya.

Cuma Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Indonesia yang bisa mati berkali-kali. Kabar duka kali ini karena DPR mengesahkan RUU Kesehatan Omnibus Law menjadi Undang-Undang.

Siap-siap untuk masyarakat, dampak dari disahkan UU ini akan sama berbahayanya seperti UU CK. Kesehatan, keselamatan dan hidup-matinya rakyat jadi barang dagangan bagi oligarki," tulisnya.

Sontak saja postingan tersebut mendatangkan berbagai reaksi, banyak yang turut mendukung pernyataan bangsamahardika tersebut namun tak sedikit pula yang mempertanyakan substansi kajian penolakannya.

"Poin pentingnya apa jadi biar gak gagal faham?," tanya akun @yan********.

"Apa substansi nya? Apa yang buruk dari sebelumnya? Apa yang buruk dari baru? atau supaya jadi lack of trust saja? Dampak apa yang terjadi dari aturan yang lama? Dampak potensial apa yang terjadi dari aturan yang baru? Bicara hukum atau politik temen-temen lbh? Pencerahan atau apa tendensi postingan ini?" tanya akun lain @rand*******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singgung Dana Penanganan Stunting, Melki Sebut Dana Kesehatan Gunakan RIBK Berbasis Program

Singgung Dana Penanganan Stunting, Melki Sebut Dana Kesehatan Gunakan RIBK Berbasis Program

News | Selasa, 11 Juli 2023 | 19:22 WIB

CEK FAKTA: Politisi Partai PAN Ini Ditangkap Polisi Karena Lakukan Penganiayaan Pada Wartawan

CEK FAKTA: Politisi Partai PAN Ini Ditangkap Polisi Karena Lakukan Penganiayaan Pada Wartawan

| Selasa, 11 Juli 2023 | 19:20 WIB

Tak Muluk-Muluk, Ini Yang Diminta Wenny Ariani dari Rezky Aditya

Tak Muluk-Muluk, Ini Yang Diminta Wenny Ariani dari Rezky Aditya

| Selasa, 11 Juli 2023 | 19:10 WIB

Terkini

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:13 WIB

Bedak Two Way Cake yang Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya dengan Harga di Bawah Rp50 Ribu

Bedak Two Way Cake yang Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya dengan Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:09 WIB

Tiket Ludes Sekejap! Fanmeeting NCT JNJM 'Duality' di Jakarta Tambah Hari

Tiket Ludes Sekejap! Fanmeeting NCT JNJM 'Duality' di Jakarta Tambah Hari

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:05 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan

Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: Rekomendasi Pensil Alis Tahan Keringat, Biaya Bikin Kebaya di Didiet Maulana

Terpopuler: Rekomendasi Pensil Alis Tahan Keringat, Biaya Bikin Kebaya di Didiet Maulana

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:45 WIB

6 Shio yang Paling Sukses dan Beruntung 3 Mei 2026, Banyak Hal Positif Terjadi

6 Shio yang Paling Sukses dan Beruntung 3 Mei 2026, Banyak Hal Positif Terjadi

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:30 WIB

Panduan Lengkap Program Spesial BRI Multiguna untuk Karyawan

Panduan Lengkap Program Spesial BRI Multiguna untuk Karyawan

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:05 WIB

PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi

PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi

Sumsel | Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:57 WIB