SUARABANDUNGBARAT - Setelah kecelakaan tragis yang menimpa Lady Nayoan dan Rendy beberapa waktu lalu, kabar baik datang dari pihak kuasa hukum.
Pihak Rendy telah memberikan proposal perdamaian kepada kuasa hukum Lady Nayoan.
Namun, Lady Nayoan dan kuasa hukumnya akan mempelajari proposal tersebut dan memberikan tanggapan secara langsung pada tanggal 16 Agustus mendatang.
Sejak kecelakaan yang terjadi sebelumnya, kondisi Lady Nayoan, masih dalam proses pemulihan.
Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelesaian masalah ini. Meskipun demikian, pihak kuasa hukum berharap untuk mencari jalan tengah dan menyelesaikan masalah ini dengan baik.
Dalam beberapa waktu terakhir, komunikasi antara Lady Nayoan dan Rendy sudah mulai membaik. Mereka bahkan melakukan konseling ke pendeta untuk mencari cara terbaik dalam merujuk
""Dalam proses persidangan, di awal memang diwajibkan langsung proses persidangan. Namun, di luar persidangan, mediator menyarankan mereka untuk berbicara secara langsung. Mereka telah melakukan konseling ke pendeta untuk mencari jalan tengah," ungkap kuasa hukum Lady dilansir dari Seleb oncam.
Meskipun sidang akan ditunda selama 2 minggu ke depan, upaya untuk berkomunikasi dan mencari solusi terus dilakukan.
Proses mediasi di luar persidangan ini adalah langkah awal untuk mencari kesepakatan di antara kedua belah pihak.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Sebut Lady Nayoan Lebih Berharga Dibanding Syahnaz Sadiqah: Kalau Sekarang sih
Keduanya mencari jalan tengah dan berharap untuk merujuk dalam masalah ini. Penundaan sidang selama dua minggu memberikan waktu untuk melakukan mediasi dan berbicara dengan lebih baik.
Kuasa hukum Lady Nayoan menyatakan bahwa Lady Nayoan sendiri ingin mencoba merujuk dan berharap untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik.
Proses persidangan nanti akan melibatkan mediator untuk membantu mereka berdua dalam mencari solusi yang tepat.
Tanggal 16 Agustus akan menjadi waktu di mana tanggapan pertama dari pihak Lady Nayoan akan disampaikan terkait proposal perdamaian yang diajukan oleh Rendy.(*)