Cerita Horor: Mereka Yang Dilupakan di Tahun 98

bandungbarat

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 08:44 WIB
Cerita Horor: Mereka Yang Dilupakan di Tahun 98
Cerita horor mereka yang dilupakan di tahun 1998. (Freepik)

Suara Bandung Barat - cerita horor, kisah horor, Kerusuhan itu dimulai dari ketidakpuasan dan kebosanan masyarakat Indonesia atas kepemimpinan otoriter presiden Soeharto.

Kurs dollar terhadap rupiah naik berkali-kali lipat, menyebabkan kenaikan harga bahan pokok dan lainnya yang membuat rakyat semakin sengsara dan menderita.

Marsinah, seorang buruh pabrik yang sehari-harinya menghabiskan waktu bekerja untuk menghidupi kedua anaknya-ia hidup sendirian, suaminya telah meninggal, ditembak petrus.

Satu hari di bulan April, kerusuhan meletus, amarah rakyat meledak-ledak. Kebakaran ada di mana-mana, penjarahan toko-toko sekaligus juga pemerkosaan terhadap wanita-wanita.

Marsinah keluar dari pabriknya, berlari tergopoh-gopoh menuju rumahnya, jaraknya memang tidak jauh, hanya 10 menit dengan berjalan kaki.

Dengan setengah berlari, di tengah kekecauan, harap-harap cemas hati Marsinah. Berharap rumah dan kedua anaknya masih baik-baik saja.

Biasanya, ketika Marsinah bekerja dari pukul 07.00 pagi sampai 17.00 sore, anaknya dititipkan pada sepasang kakek-nenek Tionghoa yang menjadi tetangga baiknya.

Jarak yang biasanya ditempuh 10 menit itu, ternyata banyak memakan waktu yang lama, sebabnya banyak orang berdesak-desakan, ribut dan saling menjarah.

Saat Marsinah melewati sebuah toko milik orang keturunan China, hatinya menangis, getir melihat seorang gadis tionghoa diperkosa beramai-ramai, bapak si gadis itu telah mati di pojok sepi toko barang elektronik itu.

baca juga

Singkat cerita, Marsinah sampai ke rumahnya. Dan bagusnya, rumahnya tidak diapa-apakan oleh masyarakat-tahu, itu memang rumah seorang pribadi. Begitu juga rumah sepasang kakek-nenek tionghoa tadi.

Tetapi, Marsinah tidak menemukan kedua anaknya, ia pergi ke rumah si kakek-nenek. Saat memasuki halaman rumah, dag dig dug hatinya.

Rumah itu sepi, tidak seperti biasanya. Ia buka perlahan-lahan pintu rumah, aneh! kok tidak kunci? pikir Marsinah.

Rumah itu benar-benar sepi, bahkan suara burung peliharaan kakek-nenek tidak juga terdengar.

Ia perlahan-lahan memasuki ruang utama, tidak ada siapa-siapa, "Kek...Nek...Arko...Nindi?" ia memanggil kakek-nenek dan kedua anaknya. Namun tidak ada sahutan balasan.

Marsinah mencoba mencarinya di dapur, tidak ada. Ia pergi ke belakang rumah, tidak ada. Hanya sepi dan kosong. Ke mana mereka?-tanya lirih Marsinah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat Apresiasi Program Latihan Kepemimpinan Pelajar Foskac

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat Apresiasi Program Latihan Kepemimpinan Pelajar Foskac

Bandungbarat | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 07:56 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×