SUARA BANDUNG BARAT - Keputihan adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh sebagian besar wanita.
Namun, tidak jarang juga yang masih belum mengetahui bagaimana kriteria keputihan yang normal dan tidak normal.
Keputihan adalah keluarnya cairan dari Miss V yang bisa berwarna putih, bening, kekuningan, atau bahkan berwarna hijau atau keabu-abuan.
Cairan ini biasanya normal dan merupakan cara tubuh membersihkan Miss V serta menjaga dan melindungi organ reproduksi dari infeksi serta iritasi.
Keputihan bisa dipengaruhi oleh perubahan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi, kehamilan, menyusui, atau menopause. Hormon estrogen berperan dalam mengatur produksi lendir vagina.
Infeksi bakteri, jamur, atau virus juga bisa menjadi penyebab keputihan yang tidak normal. Infeksi jamur Candida albicans adalah penyebab paling umum keputihan abnormal yang dikenal sebagai vaginitis.
Selain itu, Penggunaan sabun atau produk perawatan pribadi yang tidak cocok dengan Miss V, pakaian dalam sintetis yang ketat, atau kondom yang mengandung spermisida dapat menyebabkan iritasi dan keputihan.
Bahkan Penyakit Menular Seksual (PMS), PMS seperti klamidia, gonore, atau trikomoniasis dapat menyebabkan keputihan yang abnormal.
Seperti yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Instagram @grahawish, ciri-ciri keputihan yang normal antara lain:
- Cairan bening atau putih.
- Tidak gatal atau perih.
- Tidak memiliki bau yang tidak sedap.
- Konsistensinya berubah sepanjang siklus menstruasi.
Adapun gejala keputihan yang harus diwaspadai yaitu sebagai berikut:
- Ada rasa gatal dan timbul sensasi terbakar pada Miss V.