bandungbarat

Bun, Si Kecil Pilih HP Daripada Belajar? Yuk Coba Cara Bijak Menyikapinya ala dr. Aisah Dahlan

bandungbarat Suara.Com
Jum'at, 08 September 2023 | 16:21 WIB
Bun, Si Kecil Pilih HP Daripada Belajar? Yuk Coba Cara Bijak Menyikapinya ala dr. Aisah Dahlan
Ilustrasi anak memegang gawai (Freepik.com)

SUARA BANDUNG BARAT - Anak yang lahir pada tahun 2000-an adalah anak i-generation atau generasi internet. Di mana sejak dalam perut telah berdekatan dengan handphone (HP) atau gawai.

Jika jaman dahulu, anak dan remaja mengonsumsi majalah atau koran untuk kebutuh informasi. Kini, hp ada sumber informasi dan eksistensi.

dr. Aisah Dahlan pakar neuroparenting skills, memberikan perbedaan antara kebutuhan dan ketergantungan pada hp.

bandungbarat.suara.com melansir dari kanal YouTube Pecinta dr. Aisah Dahlan, CHt, Jumat (8/9/2023).

“Bedakan antara kebutuhan dan ketergantungan. Kadang-kadang kita salah memberikan label. Karena sering kurang tepat memberikan label, sehingga bisa terjadi betulan,” jelasnya.

Saat ini, kehadiran gawai atau hp memang dibutuhkan. Sementara, game atau permainan seringkali dianggap sebagai ketergantungan.

“Anak-anak memiliki sisi bagian otak bermain, jadi butuh main. Para ahli pedagogi menyepakati, game online yang dimainkan lebih dari 30 jam dalam seminggu itu dinamakan ketergantungan,” papar dr. Aisah Dahlan.

Sedangkan, jika membuka gawai untuk mencari informasi di YouTube, belajar melalui aplikasi online itu tidak dihitung sebagai ketergantungan. Orang tua disarankan untuk membuka mindsetnya.

“Anak-anak sering tertekan karena kita tidak berempati dengan terbuka. Ajak anak diskusi, anak-anak akan mengerti,” katanya.

Baca Juga: Kelamaan Foreplay Bikin Si Joni Jadi Loyo, Kok Bisa?

Pada otak ada bagian yang dinamakan kelenjar pituitari yang berisi hormon bahagia. Otak anak-anak, terutama anak laki-laki yang lebih dominan otak kanannya, diciptakan memang senang bermain. Saat bermain, hormon bahagia akan keluar. 

“Udah kerjain tugasnya belum? Pr-nya udah dikerjain belum? Itu batang otak yang ditengah ini, sambungan otak mamalia atau reptil ini langsung tegang. Kenapa tidak tanya, sedang main apa nak? Lagi main game dota bu,” tambahnya.

Buat anak senang dengan pertanyaan awal, baru setelah beberapa pertanyaan alihkan pertanyaan mengenai tugas atau yang lainnya. Karena hormon bahagia sudah mengalir ke seluruh tubuh, maka anak akan dengan cepat mengerjakan tugasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI