SUARABANDUNGBARAT - Spermatorea, kondisi ketika air mani keluar tanpa disadari, tanpa rangsangan seksual, atau tanpa kendali, seringkali menjadi pertanyaan yang membuat orang penasaran.
Dokter Saddam Ismail memberikan penjelasan tentang kondisi ini dalam videonya di YouTube.
Apa Itu Spermatorea?
Spermatorea adalah kondisi di mana air mani keluar tanpa adanya rangsangan atau stimulus seksual. Pada pria yang normal dan sehat, ejakulasi biasanya terjadi selama berhubungan seksual atau masturbasi. Namun, spermatorea terjadi ketika ejakulasi terjadi tanpa kendali atau stimulus seksual.
Gejala Spermatorea
Gejala spermatorea meliputi:
- Keluarnya air mani tanpa disadari.
- Kurangnya konsentrasi.
- Gangguan nafsu makan.
- Gangguan tidur.
- Stress.
- Kehilangan energi dan kelelahan.
- Nyeri atau gatal di area genital.
Penyebab Spermatorea
1. Ketidakseimbangan Hormon Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat memengaruhi proses ejakulasi.
2. Aktivitas Seksual yang Terlalu Sering Aktivitas seksual yang terlalu sering dapat memengaruhi otak dan menyebabkan spermatorea.
3. Radang Prostat Radang prostat atau prostatitis bisa menjadi penyebab spermatorea.
4. Stres Emosional Stres, kecemasan, dan tekanan emosional dapat memicu spermatorea.
5. Gangguan Saraf Gangguan saraf di tulang belakang atau cedera saraf bisa menyebabkan kondisi ini.
Pengobatan Spermatorea
Pengobatan spermatorea bergantung pada penyebabnya. Pengobatan termasuk menghentikan kebiasaan yang mungkin menjadi penyebab, mengobati gangguan hormonal, mengurangi aktivitas seksual yang berlebihan, atau mencari bantuan dari dokter spesialis jika diperlukan.
Pencegahan Spermatorea
Untuk mencegah spermatorea, penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Ini melibatkan mengelola stres, menjaga kesehatan hormon, dan menghindari aktivitas seksual yang terlalu sering.(*)