Hati-Hati Modus Penipuan Dukun Palsu yang Kerap Renggut Korban, Ini Dia Ciri-Cirinya

bandungbarat

Jum'at, 15 September 2023 | 07:18 WIB
Hati-Hati Modus Penipuan Dukun Palsu yang Kerap Renggut Korban, Ini Dia Ciri-Cirinya
Ilustrasi dukun palsu. (freepik)

SuaraBandungBarat - Di zaman modern ini ternyata masih banyak orang yang percaya untuk menggunakan jasa dukun, padahal datang ke dukun bukanlah merupakan solusi yang tepat karena tidak akan memberikan apapun.

Bahkan, dibanyak kasus bukannya masalah terselesaikan yang terjadi malah menambah masalah dengan menjadi korban pelecehan seksual atau pencabulan yang dilakukan oleh si dukun.

Dalam praktiknya, dukun-dukun gadungan kerap menggunakan cara-cara atau metode yang dinilai absurd karena memang hanya dijadikan modus untuk meraup keuntungan secara pribadi saja, dan merugikan pihak lain.

Biasanya, ada beberapa hal yang menjadi kejanggalan dalam praktik dukun cabul sebelum menjerat korbannya. Untuk itu, perlu untuk diketahui bagaimana modus penipuan dukun cabul dalam menjerat korbannya.

Simak, berikut adalah rangkuman ritual dukun cabul yang biasanya digunakan untuk merengut korban yang merugikan baik secara materil atau pun imateril.

1. Si Dukun Mengajak Mandi Kembang

Dalam usaha mengelabui korbannya, dukun cabul kerap menggunakan berbagai macam modus salah satunya adalah dengan mengajak mandi kembang. Ritual ini diyakini sebagai langkah untuk membersihkan diri.

Modus mengajak mandi kembang ini banyak dipercayai oleh orang-orang yang datang ke ritual dukun cabul, sehingga tak sedikit sebetulnya yang menjadi korban pelecehan seksual dukun-dukun gadungan.

Salah satu kasus yang tidak asing lagi bagi telinga masyarakat Indonesia tentunya sebuah kasus yang terjadi Sumatera Selatan di mana seorang ibu tangga menjadi korban penipuan dukun palsu.

baca juga

Kronologinya, si korban datang dengan tujuan dibantu mengenai persoalan rumah tangga yang sedang dialaminya. Alih-alih mendapat solusi, yang terjadi malah ritual meniduri dan kemudian ditinggalkan begitu saja.

2. Cuci Alat Kelamin

Ritual selanjutnya adalah mengajak untuk mencuci alat kelamin dengan tujuan sebagai persyaratan bagi si dukun agar dapat bekerja secara optimal. Ritual ini perlu dilakukan agar seorang pasien mendapat pertolongan si dukun.

Tentunya, mencuci alat kelamin sudah tidak masuk akal karena setelah mencuci alat kelamin, biasanya dukun gadungan akan meminta korban untuk berbaring di tempat tidur hingga akhirnya mencabulinya.

3. Melepas Pakaian dan Celana

Dukun cabul kerap meminta seorang korbannya untuk melepas pakaian hingga celana yang dikenakan, hal ini tentunya hanya trik akal-akalan saja, karena tujuan sejatinya adalah untuk mencabuli sang korban.

Namun apa daya, banyak korban yang terpaksa saja menuruti kemauan dukun gadungan kebanyakan karena memang dijanjikan untuk diselesaikan segala bentuk persoalan kehidupannya.

Pada akhirnya, bukan kata penolakan yang diberikan tetapi kata seiya dan sekata melakukan. Salah satu korbannya, seperti yang menimpa seorang perempuan di Jombang, Jawa Timur yang mengalami pencabulan tersebut.

Demikianlah informasi tentang ciri-ciri dukun cabul yang kerap ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Cuma Iman, Imun Juga Perlu Dijaga dan Ditingkatkan

Bukan Cuma Iman, Imun Juga Perlu Dijaga dan Ditingkatkan

Bandungbarat | Kamis, 14 September 2023 | 14:55 WIB

Ini Dia Alasan Kenapa Film Dewasa Dilarang di Indonesia, Bukan Hanya Karena Alasan Agama!

Ini Dia Alasan Kenapa Film Dewasa Dilarang di Indonesia, Bukan Hanya Karena Alasan Agama!

Bandungbarat | Rabu, 13 September 2023 | 19:07 WIB

Begini Cara Sederhana Punya Rambut Tebal dan Sehat dengan Cara Alami dan Mudah

Begini Cara Sederhana Punya Rambut Tebal dan Sehat dengan Cara Alami dan Mudah

Bandungbarat | Rabu, 13 September 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:29 WIB

Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi

Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:29 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara

Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:15 WIB

Blu-ray Drakor Perfect Crown Dibatalkan, Imbas Dugaan Distorsi Sejarah

Blu-ray Drakor Perfect Crown Dibatalkan, Imbas Dugaan Distorsi Sejarah

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:15 WIB

Pria Tega Perintahkan Istri Buang Bayi Masih Diburu Polisi

Pria Tega Perintahkan Istri Buang Bayi Masih Diburu Polisi

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:08 WIB