SUARA BANDUNG BARAT - Simak berikut ini tentang ciri-ciri alergi serbuk sari mulai dari yang ringan hingga berat.
Alergi serbuk sari, atau polinosis, adalah kondisi alergi yang umum terjadi di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap serbuk sari tumbuhan.
Gejala alergi serbuk sari bisa sangat mengganggu, tetapi mengenali tanda-tandanya adalah langkah pertama dalam mengelola kondisi ini.
Maka dari itu, kenali beberapa ciri-ciri utama alergi serbuk sari yang telah bandungbarat.suara.com rangkum untuk Anda berikut ini.
1. Hidung Tersumbat atau Berair
Salah satu ciri-ciri paling umum dari alergi serbuk sari adalah hidung tersumbat atau berair. Ini bisa disertai dengan gatal di hidung dan sering bersin-bersin.
2. Gatal-gatal di Mata dan Tenggorokan
Orang yang alergi serbuk sari sering mengalami gatal-gatal di mata, yang bisa membuat mata terasa merah dan berair.
Gatal juga dapat terjadi di tenggorokan, yang bisa menyebabkan batuk atau gatal di kerongkongan.
3. Bersin-bersin Berulang
Bersin-bersin berulang adalah respons umum terhadap serbuk sari yang terhirup. Seringkali, seseorang dengan alergi serbuk sari akan bersin beberapa kali berturut-turut.
4. Mengi atau Sesak Napas
Bagi mereka yang memiliki asma, alergi serbuk sari dapat memicu mengi (bunyi bising saat bernapas) atau sesak napas yang lebih serius.
5. Peningkatan Produksi Ingus
Individu yang alergi serbuk sari sering mengalami peningkatan produksi ingus, yang dapat terasa bening atau berwarna kuning atau hijau.
6. Menggigil dan Demam
Beberapa orang dengan alergi serbuk sari mungkin merasa lemah atau menggigil, dan mereka bisa mengalami demam ringan.
7. Kelelahan
Gejala alergi serbuk sari yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan karena gangguan tidur atau perasaan tidak nyaman secara umum.
8. Keburukan Gejala Saat Musim Tertentu
Alergi serbuk sari biasanya memburuk selama musim tertentu ketika tumbuhan yang memproduksi serbuk sari melepaskan serbuk sari ke udara.
Misalnya, musim semi dan musim panas sering kali menjadi waktu yang sulit bagi mereka yang alergi terhadap serbuk tumbuhan berbunga.
9. Peningkatan Gejala di Luar Ruangan
Gejala alergi serbuk sari cenderung memburuk saat berada di luar ruangan, terutama di tempat-tempat terbuka yang banyak terpapar serbuk sari.(*)