SUARA BANDUNG BARAT - Beberapa kesalahan terkadang dilakukan seseorang ketika merawat tanaman hias. begitu juga ketika budidaya aglaonema.
Tanaman hias Aglaonema adalah pilihan yang populer di kalangan pecinta tanaman indoor karena daun-daunnya yang cantik dan tahan lama.
Meskipun Aglaonema dikenal sebagai tanaman yang relatif mudah dalam perawatannya, masih ada beberapa kesalahan umum yang dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan tanaman ini.
Maka dari itu, ketahui beberapa kesalahan yang perlu dihindari dalam budidaya Aglaonema yang telah bandungbarat.suara.com rangkum untuk Anda berikut ini.
1.vPenyiraman Berlebihan
Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah penyiraman berlebihan. Aglaonema lebih suka tanah yang sedikit kering daripada terlalu basah.
Pastikan untuk memeriksa kelembapan tanah sebelum menyiram. Jika permukaan tanah terasa kering, baru disiram. Hindari biarkan tanah dalam pot tergenang air.
2. Tempat Terlalu Terang
Aglaonema lebih suka cahaya yang terang, namun hindari langsung terpapar sinar matahari yang kuat. Sinar matahari langsung dapat membakar daun-daunnya.
Sebaiknya letakkan Aglaonema di tempat dengan cahaya yang tersebar atau sinar matahari pagi yang lembut.
3. Pemupukan Berlebihan
Terlalu banyak pupuk dapat merusak tanaman Aglaonema. Berikan pupuk seimbang setiap 4-6 minggu sekali selama musim tumbuh (biasanya di musim semi dan musim panas).
Pupuk berlebihan dapat menyebabkan daun menjadi keriting dan menguning.
4. Pot yang Terlalu Besar
Aglaonema tidak memerlukan pot yang terlalu besar. Pilih pot yang sesuai dengan ukuran tanaman Anda.
Pot yang terlalu besar dapat membuat tanah dalam pot menjadi terlalu basah dan akar tanaman rentan terhadap pembusukan.
5. Lupa untuk Membersihkan Daun
Daun Aglaonema bisa menumpuk debu dan kotoran dari waktu ke waktu. Ini dapat menghambat fotosintesis dan membuat tanaman terlihat kurang sehat.
Sering-seringlah membersihkan daun dengan cara membersihkannya dengan kain lembut atau mandi ringan.
6. Tidak Memeriksa Serangan Hama dan Penyakit
Aglaonema dapat rentan terhadap serangan kutu daun, thrips, dan jamur. Periksa secara rutin tanaman Anda untuk tanda-tanda masalah ini, seperti daun yang keriting atau bercak.
Jika Anda menemukan masalah, tindak lanjuti dengan perawatan yang sesuai.
7. Tidak Mencermati Perubahan dalam Tanaman
Perubahan dalam penampilan tanaman, seperti perubahan warna daun atau pertumbuhan yang lambat, bisa menjadi tanda bahwa ada masalah.
Jangan abaikan perubahan tersebut. Segera cermati dan tindak lanjuti sesuai kebutuhan.
8. Tidak Memberikan Ruang bagi Pertumbuhan
Aglaonema perlu diberi cukup ruang untuk tumbuh. Jika Anda memelihara beberapa tanaman dalam satu pot, pastikan ada cukup ruang antara mereka.
Terlalu dekat dengan tanaman lain dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka.(*)