SUARA BANDUNG BARAT - Simak kelebihan dan kekurangan sekam padi untuk media tanam tanaman hias, baik itu sekam bakar atau sekam mentah.
Sekam padi, sering kali dianggap sebagai limbah pertanian, telah mendapatkan perhatian lebih dalam budidaya tanaman hias.
Tanpa berlama-lama, ini kelebihan dan kekurangan penggunaan sekam padi sebagai media tanam untuk tanaman hias yang telah bandungbarat.suara.com rangkum untuk Anda.
Kelebihan Sekam Padi sebagai Media Tanam:
1. Ketersediaan Fungsi Ganda
Menggunakan sekam padi sebagai media tanam adalah cara yang efektif untuk mendaur ulang limbah pertanian yang berlimpah. Ini mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
2. Penyimpanan Air yang Baik
Sekam padi memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan air dengan baik, sehingga cocok untuk tanaman yang memerlukan kelembaban yang stabil. Ini juga dapat membantu mengurangi kebutuhan penyiraman tanaman.
3. Struktur yang Longgar
Baca Juga: Tak Hanya untuk Dekorasi, Berikut Ini 5 Manfaat Meletakkan Tanaman Hias di Aquarium
Sekam padi memiliki struktur longgar yang memungkinkan udara untuk mencapai akar tanaman dengan baik. Hal ini mendukung pertumbuhan akar yang sehat dan mencegah genangan air.
4. Kandungan Silika
Sekam padi mengandung silika, yang dapat memperkuat tanaman dan membuatnya lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
5. pH Netral hingga Sedikit Asam
Secara umum, sekam padi memiliki pH yang netral hingga sedikit asam, yang cocok untuk sebagian besar tanaman hias. Ini memungkinkan untuk penyesuaian yang mudah dengan kebutuhan spesifik tanaman.
Kekurangan Sekam Padi sebagai Media Tanam: