Keluarga Korban Pembantaian di Papua Dimintai Uang Rp105 Juta Untuk Pulangkan Jenazah

Suara Bestie | Suara.com

Rabu, 07 Desember 2022 | 12:54 WIB
Keluarga Korban Pembantaian di Papua Dimintai Uang Rp105 Juta Untuk Pulangkan Jenazah
Korban penembakan di Papua [Telisik.id]

Keluarga warga Muna korban pembantaian Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menanti jenazah dipulangkan ke kampung halaman. 

Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, namun, ada kabar yang tidak mengenakkan didapat pihak keluarga. Untuk pemulangan jenazah dari Papua, keluarga diminta membayar uang sebesar Rp105 juta.

"Info dari sana (Papua), untuk tiga korban biaya pemulangannya sebesar Rp105 juta," kata Al Mulawar, saudara korban, La Usu, Rabu (7/12/2022).

Mereka juga bingung untuk apa uang sebesar itu. Pasalnya, saat ditanya untuk biaya apa, mereka tidak diberi tahu.

"Makanya, kita bingung. Sebenarnya, uang itu untuk apa," ujarnya.

Untuk uang sebesar itu, pihak keluarga tidak sanggup. Pasalnya, orang tua korban hanya seorang petani. Karenanya, mereka berharap ada bantuan sehingga ketiga jenazah korban dapat dipulangkan di kampung halaman untuk dikebumikan.

Al Mulawar mengaku, adiknya La Usu berangkat ke Papua bersama dua rekannya delapan bulan lalu. Mereka kesana (Papua) bekerja sebagai tukang ojek. Korban La Usu merupakan anak ketiga dari enam bersaudara dari pasangan suami istri Langkota dan Wa Lina.

Tiga hari lalu, korban sempat berkomunikasi dengan ibunya, Wa Lina, melalui telepon seluler. Kemudian, sebelum pergi bekerja Senin pagi, korban berkomunikasi dengan keluarganya di Desa Korihi, Kecamatan Lohia.

Korban La Usu merupakan jebolan pondok pesantren Al Ikhlas Desa Labunti, Kecamatan Lasalepa angkatan tahun 2020.

Rekan-rekan alumninya pun kaget mendengar La Usu menjadi korban pembunuhan di Papua. Untuk meringankan beban keluarga korban, rekan-rekannya berinisiatif melakukan penggalangan dana.

"Kita mulai membuka donasi untuk membantu keluarga korban," kata Syahrul, rekan almarhum.

Kronogis kejadiaanya bermula saat korban, La Usu bersama lima rekannya mengojek, sekira pukul 14.30 Wita. Di Kali Okse, Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, mereka ditembaki oleh kelompok KST Ngalum Kupel.

Ketiga korban yakni, La Usu, La Aman dan La Ati meninggal dunia. La Aman, ditemukan tergeletak di sungai kecil dengan kondisi kepala tertimpa batu. Kemudian La Usu tergelak di jalan dengan kondisi pergelangan tangan kanan putus dan La Ati ditemukan di samping motornya 15 kilo meter dari TKP setelah pencarian 15 jam lamanya.

Sedangkan tiga rekannya yakni Rono, Rizal dan Jani selamat dalam kejadian itu. Ketiganya diamankan di rumah masyarakat. 

Tiga warga Kabupaten Muna, masing-masing Musrin alias La Usu, La Aman dan La Ati yang menjadi korban penembakan KST Ngalum Kupel Batalyon III Meme Salju pimpinan Taklif Diyeitoki Kalakmabin (Danyon III Meme Salju) di Kali Okse, Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (5/12/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tukang Ojek Korban Pembantaian OPM Minta Tolong Kopasus: Kepala Tertimpa Batu dan Tangan Kanan Putus

Tukang Ojek Korban Pembantaian OPM Minta Tolong Kopasus: Kepala Tertimpa Batu dan Tangan Kanan Putus

| Rabu, 07 Desember 2022 | 12:24 WIB

Nama dan Macam Pakaian Adat Papua, Jadi Kontroversi saat Dipakai Kaesang

Nama dan Macam Pakaian Adat Papua, Jadi Kontroversi saat Dipakai Kaesang

Lifestyle | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:58 WIB

Dua Tukang Ojek Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Papua, Saksi Sambo Beberkan Kronologinya

Dua Tukang Ojek Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Papua, Saksi Sambo Beberkan Kronologinya

Sumbar | Selasa, 06 Desember 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:12 WIB

Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay dari BRI Mudahkan Masyarakat Akses Uang Tunai

Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay dari BRI Mudahkan Masyarakat Akses Uang Tunai

Jatim | Jum'at, 17 April 2026 | 18:09 WIB

Lagi! Pencurian Gamelan Terjadi di UGM, Diduga Pelaku yang Sama Beraksi di Kampus Lain

Lagi! Pencurian Gamelan Terjadi di UGM, Diduga Pelaku yang Sama Beraksi di Kampus Lain

Jogja | Jum'at, 17 April 2026 | 18:08 WIB

Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay

Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay

Batam | Jum'at, 17 April 2026 | 18:06 WIB

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia

Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Di Lereng Merbabu, Saya Menemukan Rumah yang Tak Pernah Saya Cari Sebelumnya

Di Lereng Merbabu, Saya Menemukan Rumah yang Tak Pernah Saya Cari Sebelumnya

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

49 Siswa MTs Al-Inayah Diduga Keracunan MBG, Korban Dilarikan ke 3 Puskesmas di Cilegon

49 Siswa MTs Al-Inayah Diduga Keracunan MBG, Korban Dilarikan ke 3 Puskesmas di Cilegon

Banten | Jum'at, 17 April 2026 | 18:03 WIB

Campak di DIY Masih Mengancam, 112 Kasus Ditemukan, Dinkes Percepat Vaksinasi untuk Cegah Penularan

Campak di DIY Masih Mengancam, 112 Kasus Ditemukan, Dinkes Percepat Vaksinasi untuk Cegah Penularan

Jogja | Jum'at, 17 April 2026 | 18:01 WIB

Review Jujur Ghost in the Cell: Sentilan Tanpa Ampun Joko Anwar terhadap Borok Realita

Review Jujur Ghost in the Cell: Sentilan Tanpa Ampun Joko Anwar terhadap Borok Realita

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 18:00 WIB