Bupati Meranti: Kementerian Keuangan Isinya Iblis atau Setan, Jangan Ambil Lagi Minyak di Meranti

Suara Bestie | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 08:22 WIB
Bupati Meranti: Kementerian Keuangan Isinya Iblis atau Setan, Jangan Ambil Lagi Minyak di Meranti
Bupati Meranti Muhammad Adil

Bupati Meranti Muhammad Adil bikin heboh media sosial. Karena lembaga negara isinya setan dan iblis.

Adil menyebut hal itu lantaran merasa daerah yang dipimpinnya diperlakukan tidak adil oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani.

Muhammad Adil ramai diperbincangkan publik usai menyebut Kementerian Keuangan atau Kemenkeu isinya setan dan iblis saat rapat Koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se-Indonesia.

Awalnya, Adil mempertanyakan langsung kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Lucky Alfirman perihal Dana Bagi Hasil (DBH) minyak di Kepulauan Meranti dengan Kemendagri dan Kemenkeu.

Muhammad Adil mengklaim, Kepulauan Meranti Provinsi Riau memproduksi 8 ribu barel minyak per hari. Tapi tidak mendapat laporan rincian penerimaan daerah.

Lantaran daerah yang dipimpinnya diperlakukan tidak adil, Muhammad Adil pun menyebut Kemenkeu isinya setan dan iblis.

Tak hanya itu, Bupati Meranti tersebut juga meminta kepada pemerintah pusat agar tidak usah lagi mengambil minyak yang diproduksi Kabupaten Meranti.

“Ini orang keuangan isinya iblis atau setan, jangan diambil lagi minyak di Meranti itu,” ucap Muhammad Adil.

Selain menyebut Kemenkeu setan dan iblis, berikut sejumlah pernyataan kontroversial Bupati Meranti Muhammad Adil dalam rapat koordinasi dengan Kemenkeu, dilansir dari Suara.com :

1. Jangan Hisap Uang Kami

Bupati Meranti ini lebih memilih hidup dari usaha sendiri daripada mengandalkan pemerintah pusat yang menurutnya sudah mengeksploitasi Meranti.

“Gapapa, kami juga masih bisa makan, daripada uang kami dihisap oleh pusat,” tegas Adil.

2. Serahkan Meranti ke Negara Tetangga

Saking ‘hopeless-nya’, Muhammad Adil meminta pemerintah pusat untuk menyerahkan Meranti ke negara tetangga.

“Bapak mau tahu, akibat pandemi covid, warga Meranti nggak bisa pergi ke Malaysia, 41 ribu penganggurannya, kalau bapak nggak mau mengurus kami, pusat tidak mau mengurus Meranti, kasihkan kami ke negeri sebelah,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Seperti Preman Pasar' Kritik Keras Usai Bupati Meranti Ancam Angkat Senjata dan Pindah Malaysia

'Seperti Preman Pasar' Kritik Keras Usai Bupati Meranti Ancam Angkat Senjata dan Pindah Malaysia

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 08:08 WIB

Sebut Kemenkeu Setan, Ini 6 Doa dan Ancaman Bupati Meranti ke Pemerintah

Sebut Kemenkeu Setan, Ini 6 Doa dan Ancaman Bupati Meranti ke Pemerintah

News | Senin, 12 Desember 2022 | 19:04 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

Jabar | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:24 WIB

Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran

Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:23 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima

6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima

Banten | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:14 WIB

Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol

Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:58 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi

Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB