Ngeri, Amoeba Pemakan Otak di Korea Selatan Bisa Masuk ke Manusia Saat Berenang

Suara Bestie

Sabtu, 31 Desember 2022 | 08:29 WIB
Ngeri, Amoeba Pemakan Otak di Korea Selatan Bisa Masuk ke Manusia Saat Berenang
Amoeba pemakan otak menginfeksi lewat air tanah yang tak disaring. ((Shutterstock))

Penyakit Amoeba pemakan otak yang bisa menyebabkan meninggal tengah banyak diperbincangkan.

Kasus ini terjadi di Korea Selatan dan pria korbannya meninggal dunia.

Pria yang terinfeksi amoeba pemakan otak ini dilarikan ke rumah sakit dengan gejala sakit kepala, muntah, hingga pegal di leher.

Setelah adanya pemeriksaan oleh otoritas kesehatan setempa, dilansir dari Indian Express, Rabu (28/12/2022) pria tersebut positif terinfeksi amoeba Naegleria fowleri.

Naegleria fowleri adalah spesies amoeba Naegleria yang menginfeksi manusia.

Amoeba ini merupakan parasit yang masuk ke tubuh manusia melalui hidung, organisme dan akan menyerang jaringan otak.

Amoeba ini diketahui adalah bersel tunggal yang hidup bebas yang biasa ditemui di lingkungan air tawar hangat, seperti danau, sungai, mata air panas dan tanah.

Sebelumnya pria asal Korea Selatan ini mengunjungi Thailand, pada 10 Desember 2022, menurut laporan Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Namun demikian sehari setelah pulangnya dari Thailand, pria tersebut dilarikan ke rumah sakit dengan menunjukkan beberapa gejala.

Akhirnya otoritas kesehatan Korea Selatan menemukan bahwa ia terinfeksi amoeba pemakan otak, Naegleria fowleri.

Dilansir dari Live Science, Kamis (29/12/2022), amoeba pemakan otak ini dapat masuk ke otak saat saat orang berenang di danau atau sungai yang tercemari organisme tersebut.

Amoeba ini dapat masuk saat korban berenang dan parasite terhirup melalui hidung mereka, maka amoeba N. fowleri ini akan menyerang saraf penciuman dan bermigrasi ke otak.

Kondisi berbahaya ini disebut primary amoebic meningoencephalitis (PAM).

 Gejala infeksi amoeba pemakan otak Saat menginfeksi orang, Naegleria fowleri bisa menjadi pembunuh yang diam-diam bisa melumpuhkan orang dan dengan cepat menyebabkan infeksi yang mematikan.

Gejala infeksi amoeba parasit pemakan otak ini dapat muncul paling cepat dua hari, atau selambat-lambatnya dua pekan, setelah orang menghirup parasit tersebut.

Lantas, apa saja gejala infeksi amoeba pemakan otak ini?

Gejala pertama yang bisa muncul yakni sakit kepala, demam, mual dan muntah, serta perubahan indra penciuman atau perasa.

Hal ini terjadi akibat kerusakan saraf penciuman yang disebabkan oleh infeksi amoeba parasit pemakan otak tersebut.

Infeksi ini akan cepat berkembang melalui sistem saraf pusat, menghasilkan leher yang kaku, kebingungan, kelelahan, hilang keseimbangan, kejang hingga halusinasi.

Pasien biasanya akan menyerah pada infeksi dalam waktu lima hari sampai tujuh hari setelah timbul gejala.

Infeksi amoeba pemakan otak mematikan Amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri begitu mematikan jika menginfeksi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik dan Keren! Ini Alasan Korea Selatan Adakan Perpustakaan Mini di Dalam Kereta Bawah Tanah

Unik dan Keren! Ini Alasan Korea Selatan Adakan Perpustakaan Mini di Dalam Kereta Bawah Tanah

Your Say | Sabtu, 31 Desember 2022 | 08:11 WIB

Korea Selatan Anggarkan 7 Triliun untuk Pertahanan Drone, Siap Lawan Korut?

Korea Selatan Anggarkan 7 Triliun untuk Pertahanan Drone, Siap Lawan Korut?

Your Say | Kamis, 29 Desember 2022 | 12:38 WIB

Kenapa Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah saat Jadi Pemain Maupun Pelatih? Ketahui Kisahnya

Kenapa Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah saat Jadi Pemain Maupun Pelatih? Ketahui Kisahnya

Bola | Kamis, 29 Desember 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB