Indonesia terancam dicoret sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada Mei – Juni 2023 nanti.
Jika benar terjadi, maka Timnas muda Indonesia batal tampil menjadi salah satu peserta. Alasannya, karena Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 memanfaatkan jatah tuan rumah.
Ancaman bayang-bayang Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 terlihat ketika FIFA membatalkan drawing yang rencananya akan digelar pada 31 maret 2023 di Bali.
Hal itu ditenggarai kemungkinan karena penolakan Gubernur Bali I Wayan Koster yang menyatakan menolak kehadiran Timnas Israel melalui surat yang dikirim ke Kemenpora.
Bukan hanya Gubernur Bali, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo juga menolak kehadiran Timnas Israel. Termasuk penolakan sebagaian ormas Islam dan sejumlah tokoh.
Dua punggawa Timnas Indonesia U-20 Ahmad Maulana Syarif dan Hokky Caraka meluapkan kekecewaanya melalui akun media sosialnya. Hal itu terjadi setelah Indonesia terancam dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
“Memperjuangkan kemerdekaan Palestina tidak harus mengorbankan mimpi anak bangsa,” tulis Ahmad Maulana, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (28/03/2023).
Senada dengan Ahmad Maulana yang merupakan gelandang jangkar timnas U-20, striker timnas Hokky Caraka juga menyampaikan hal yang sama, terkait rasa kecewanya
“Berjuang untuk kemerdekaan negara orang lain (Palestina), tapi kalian semua merusak impian anak-anak bangsa sendiri. Mimpi indah kawan-kawan. Sampai berjumpa lagi,” tulis Hokky Caraka.
Baca Juga: Link Nonton Mystic Pop-Up Bar (2020) Sub Indo HD, Menguak Misi Rahasia Penjual Minuman