Sejarah Konflik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat

Suara Bestie | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2023 | 15:31 WIB
Sejarah Konflik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat
Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Perseteruan politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat berawal dari konflik personal antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri. Tepatnya saat SBY masih menjabat Menko Polkam di masa pemerintahan Presiden Megawati pada tahun 2001.

Kala itu, SBY diketahui diam-diam ikut terlibat mendirikan Partai Demokrat. Namun, ia tidak pernah mengatakannya kepada Presiden Megawati. Ketika ditanya soal posisi dirinya di partai baru apakah sebagai ketua umum atau bukan, SBY tak memberikan jawaban yang pasti.

Lalu, sebelum masa kampanye Pemilu 2004, SBY memutuskan untuk mundur dari jabatan menteri. Alasannya, karena ia merasa kewenangannya sudah diambil-alih oleh presiden. Ia kemudian mengaku bahwa hubungannya dengan Megawati memang masih berjarak.

SBY pun memenangkan Pemilu 2004 mengalahkan Megawati yang maju bersama Hasyim Muzadi dan menjabat presiden selama dua periode. Saat itu pula, Megawati tidak pernah hadir dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Ia memilih memimpin upacara di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Sikap serupa turut dilakukan SBY usai dirinya lengser dari pemimpin RI. Kala itu, PDIP menjadi partai yang berkuasa usai Jokowi menjadi presiden. SBY pun memilih merayakan Hari Kemerdekaan di kampung halamannya, di Pacitan, Jawa Timur. Namun, pada 2017, mereka bertemu.

Tercatat dalam empat Pemilu terakhir, PDIP dan Demokrat memang selalu berseberangan tanpa pernah terpikirkan untuk berkoalisi. Ketika SBY menjadi presiden, PDIP bahkan memilih berada di luar kabinet. Begitu pun dengan Demokrat saat Jokowi memimpin negeri selama dua periode.

SBY mengatakan bahwa Partai Demokrat lebih memilih bersikap sebagai oposisi atau tak sejalan dengan PDIP. Padahal, ujar dia lebih lanjut, Presiden Jokowi sempat beberapa kali mengajak partainya masuk ke koalisi pemerintahan. Namun, ia memutuskan menolak.

Keributan antara PDIP dan Demokrat kembali terjadi jelang Pilpres 2024. SBY sempat mengatakan bahwa ada kecurangan dalam pemilu saat ini. Hal tersebut kemudian menuai polemik dan direspon oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Ia balik menyerang pemerintahan SBY.

Hasto mengatakan jika SBY yang melakukan kecurangan pada Pilpres 2009. Hal ini, jelasnya, terlihat ketika SBY menjabat sebagai presiden dan kembali mencalonkan diri. Sebab, ada kenaikan jumlah suara mendadak sebanyak 300. Lalu, saat tak lagi berkuasa, angka itu menurun drastis.

Potensi Damai di Era Puan dan AHY

Ketidakharmonisan keduanya mulai terhenti terlebih usai Ketua DPP PDIP Puan Maharani membocorkan nama-nama tokoh yang masuk bursa calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo. Di mana salah satunya, terdapat nama Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Pencawapresan, nama kan ada sepuluh. Kalau boleh saya sebut yang ada di media, Pak Mahfud, Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno. Kemudian ada Pak AHY ya? Pak Airlangga kan?," ujar Puan Maharani di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).

Kekinian, dikatakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, ada rencana pertemuan antara Puan Maharani dengan AHY. Keduanya disebut-sebut bakal membahas soal tawaran kerja sama untuk Pilpres 2024. Demokrat pun membenarkan, namun diklaim nanti akan turut dibahas hal penting lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen Demokrat Sambut Baik Pertemuan Puan dan AHY, Sinyal Positif Koalisi Baru?

Sekjen Demokrat Sambut Baik Pertemuan Puan dan AHY, Sinyal Positif Koalisi Baru?

Kotak Suara | Minggu, 11 Juni 2023 | 15:02 WIB

Bukan Soal Capres-Cawapres, Demokrat Harap Pertemuan AHY dan Puan Tinggalkan Politik Baper

Bukan Soal Capres-Cawapres, Demokrat Harap Pertemuan AHY dan Puan Tinggalkan Politik Baper

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 11:55 WIB

Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan

Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 10:36 WIB

Terkini

Cek Langsung Pasar Legi, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

Cek Langsung Pasar Legi, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

Jatim | Jum'at, 03 April 2026 | 12:01 WIB

4 Ide Outfit Oversize ala Zhao Lusi, Tampil Kasual dan Tetap Stylish!

4 Ide Outfit Oversize ala Zhao Lusi, Tampil Kasual dan Tetap Stylish!

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 12:00 WIB

Akhirnya Tatap Muka, Istri Angga Wijaya Minta Maaf ke Dewi Perssik

Akhirnya Tatap Muka, Istri Angga Wijaya Minta Maaf ke Dewi Perssik

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 12:00 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Dari Keraton ke Kolonialisme: Nasib Perempuan Jawadi Era Politik

Dari Keraton ke Kolonialisme: Nasib Perempuan Jawadi Era Politik

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 11:50 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Okin Jual Rumah Cucunya Diam-Diam, Ibu Rachel Vennya Kasihan Putrinya Disakiti Terus-menerus

Okin Jual Rumah Cucunya Diam-Diam, Ibu Rachel Vennya Kasihan Putrinya Disakiti Terus-menerus

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 11:40 WIB

Diponegoro Versi Peter Carey: Belajar Sejarah Sambil "Nyelam" ke Pikiran Masyarakat Jawa Kuno

Diponegoro Versi Peter Carey: Belajar Sejarah Sambil "Nyelam" ke Pikiran Masyarakat Jawa Kuno

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 11:35 WIB

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Resmi Ditiadakan, Cek Daftar Jalannya

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Resmi Ditiadakan, Cek Daftar Jalannya

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB