Garuda Indonesia dan Saudia Airlines hanya akan mengangkut barang bawaan jemaah haji berupa tas paspor, koper kabin, dan koper bagasi sesuai standar yang diberikan dan berlogo maskapai.
Jemaah haji Indonesia berhak membawa koper kabin dengan berat maksimal 7 Kg, koper bagasi dengan berat maksimal 32 kg, dan tas paspor.
Namun ada saja tingkah lucu jemaah haji asal Indonesia tahun ini. Agar mereka bisa membawa barang lebih untuk oleh-oleh di kampung halaman.
Mereka melakukan berbagai cara untuk menyiasati kelebihan bagasi yang diterapkan maskapai penerbangan.
Seperti diketahui, pesawat Garuda membatasi ketat barang bawaan jemaah haji, tahun ini. Maksimal berat koper yang dibawa hanya boleh 32 Kg.
Sementara ketentuan berat untuk tas kabin atau tas tenteng maksimal 7 kilogram. Para jemaah bahkan dilarang untuk membawa pulang air zamzam.
Salah satu jemaah haji asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan pun tak mau hilang akal. Ia punya trik agar bisa bawa pulang ole-ole.
Wanita paruh baya bernama Ummi itu rela memakai baju hingga puluhan lapis demi bawa bisa bawa pulang ole-oleh untuk keluarganya. Mulai dari jilbab, celana hingga gamis.
Tak tanggung-tanggung, Ummi memakai baju 15 lembar dan celana lima lapis agar dapat mengurangi berat kopornya saat check ini di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Kopi Hitam Tanpa Gula yang Baik untuk Kesehatan
Video Ummi yang memakai pakaian berlapis-lapis viral di media sosial. Video itu diunggah akun @husnihanis di tiktok dan sudah ditonton jutaan kali.
"Trik jemaah haji Makassar bisa lolos di Bandara sambil bawa ole-ole gaes," tulis akun tersebut.
Di video itu, Ummi mengaku rela sengsara asalkan keluarganya kebagian ole-ole.
"Biarkan saya sengsara yang penting keluarga di rumah senang dapat ole-ole," ujarnya.
Ummi masuk dalam kelompok terbang 1 Debarkasi Makassar. Ia dan ratusan jemaah lainnya sudah sampai di asrama Haji Sudiang pada Rabu, 5 Juli 2023.
Ummi mengatakan harus menunggu 13 tahun agar bisa menunaikan ibadah haji di tanah suci. Karena berangkat seorang diri, ia ingin keluarganya mendapatkan ole-ole sebagai kenang-kenangan.