Sejarah Sarung Tenun Samarinda, Oleh-oleh Khas Ibu Kota Kaltim

Suara Bestie

Senin, 14 Agustus 2023 | 20:00 WIB
Sejarah Sarung Tenun Samarinda, Oleh-oleh Khas Ibu Kota Kaltim
UMKM / Kain Tenun (Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara)

Kain sarung tenun Samarinda atau dikenal Tajong Samarinda atau kain Samarinda adalah salah satu kain tenun tradisional khas Samarinda.

Dikutip dari laman Kemendikbud, kerajinan sarung tenun ini awalnya dibawa oleh pendatang dari Suku Bugis dari Sulawesi.

Pendatang tersebut tinggal di kawasan Tanah Rendah yang sekarang bernama Samarinda Seberang) pada tahun 1668.

Diceritakan bahwa orang Bugis yang memperkenalkan budaya menenun itu awalnya mencari suaka di Kerajaan Kutai sekira abad ke-16.

Hal itu lantaran perjanjian Bungaya antara Kerajaan Gowa dan Belanda sekitar abad ke-16.

Perjanjian Bongaya merupakan perjanjian perdamaian yang mengakhiri konflik antara VOC dan Kesultanan Makassar (Gowa Tallo).

Kala itu, masyarakat Makassar banyak yang pergi mencari suaka karena runtuhnya Kesultanan Gowa Tallo.

Akhirnya orang Bugis yang sebagai pendatang ini mengembangkan corak asli tenun Bugis menjadi tenun Samarinda.

Kemudian, sarung ini ditenun menggunakan alat tenun bukan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang disebut Gedokan. 

baca juga

Produk yang dihasilkan untuk 1 buah kain memakan waktu 15 hari bisa kurang dan lebih bergantung kepada motif dan coraknya. 

Ciri khas kain tenun ini menggunakan sutera khusus yang di datangkan dari Cina.

Sehelai sarung yang dihasilkan oleh pengrajin biasanya memiliki lebar 80 cm dan panjang 2 m. 

Warna yang dominan pada kain tenun ini adalah warna tua dan kontras seperti warna hitam, putih, merah, ungu, biru laut, dan hijau, sedangkan warna lain hampir tidak ada.

Corak yang dibuat dalam Sarung Samarinda sangatlah beragam, serta memiliki makna dan nilai filosofi masing-masing. 

Sementara, harga satu sarung tenun tergantung berapa banyak motif yang di buat, semakin banyak dan besar motifnya, maka harganya akan semakin mahal. 

Oleh karena itu, tak heran bila harga sarung tenun Samarinda ini bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Pusat pembuatan sarung tenun ini terletak di sebuah perkampungan Suku Bugis, Kampung Mesjid Baqa Kecamatan Samarinda Seberang. 

Tempat ini berada di pinggir Sungai Mahakam sebelah kiri jalan Pangeran Bendahara atau sekitar 300 meter dari Terminal Bus Sei Keledang. 

Tempat ini dapat dijangkau melalui jalan darat yakni Jalan Bung Tomo atau menyeberangi Sungai Mahakam dari Pasar Pagi dengan menggunakan perahu tambangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 20:00 WIB

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:55 WIB

Daftar Pakaian Adat Khas Kaltim, Terinspirasi Alam hingga Khusus Perempuan

Daftar Pakaian Adat Khas Kaltim, Terinspirasi Alam hingga Khusus Perempuan

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:50 WIB

Terkini

Terpopuler: Cushion Anti Luntur saat Berkeringat, Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

Terpopuler: Cushion Anti Luntur saat Berkeringat, Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 06:35 WIB

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 06:30 WIB

Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo

Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 06:00 WIB

Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026

Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 05:00 WIB

Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun

Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:37 WIB

Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025

Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:31 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:13 WIB

Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang

Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:00 WIB

Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko

Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 03:54 WIB

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB