Nama Kuyang dalam sebuah cerita mistis memang sudah tak asing lagi. Kuyang sendiri dikenal sebagai salah satu cerita mistis asal Kalimantan.
Makhluk astral ini dikenal dekat oleh masyarakat Kalimantan sebagai wujud perempuan yang tidak utuh.
Menurut cerita setempat, makhluk ini merupakan siluman dengan wujud kepala manusia tetapi isi tubuhnya menempel tanpa kulit.
Kemudian, makhluk itu dapat terbang dengan anggota badan yang tersisa untuk mencari darah bayi atau darah wanita setelah melahirkan.
Konon, kuyang dipercaya sebagai sosok manusia berkelamin wanita yang memiliki ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.
Tetapi di sisi lain, kajian tentang kuyang ini sampai dibuat sebagai tarian tradisional di suku Dayak yang disebut Tari Kuyang.
Tari Kuyang sendiri merupakan tarian Belian dari suku Dayak Benuaq.
Tarian ini digunakan untuk mengusir hantu-hantu yang menjaga pohon-pohon besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut.
Arti dari tarian ini adalah makhluk yang hidup di dua alam dan memiliki makna bahwa tarian ini ditujukan untuk para makhluk halus.
Baca Juga: Meski Dukung Anies Jadi Presiden 2024, NasDem Ngaku Bukan Ingin Jadi Oposisi Jokowi
Fungsi lain dari Tari Kuyang juga digunakan untuk mengobati penyakit, sehingga setiap gerakan yang ada pada tari kuyang dianggap bisa mengusir hantu penjaga pohon.
Tari kuyang sudah ada sejak lama, yaitu diwariskan turun temurun hingga sekarang.
Para suku Dayak meyakini dengan Tari Kuyang ini, makhluk halus akan pergi dari pepohonan besar yang akan ditebang.