Makna Tari Kancet Papatai, Tarian Perang Khas Suku Dayak

Suara Bestie

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 17:27 WIB
Makna Tari Kancet Papatai, Tarian Perang Khas Suku Dayak
tari perang khas suku dayak (laman kemendikbud)

Suku Dayak di Kalimantan masih melestarikan budaya dan adat istiadatnya di zaman serba modern seperti saat ini.

Termasuk juga sering mengadakan kesenian dengan pementasan tari tradisional. Tari Kancet Papatai atau Tari Perang menjadi salah satu tarian tradisional khas Suku Dayak.

Tari perang tradisional ini berasal dari masyarakat suku Dayak di Provinsi Kalimantan Timur.

Dikutip dari laman Kemendikbud, tari ini memberi makna keberanian para lelaki dari suku Dayak dalam berperang. 

Bentuk tari perang bercerita tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah yang sedang berperang melawan musuh.

Tarian ini digambarkan mulai perang sampai dengan upacara pemberian gelar bagi pria atau ajai yang sudah berhasil mengenyahkan musuhnya.

Tari Perang didominasikan oleh gerakan yang gesit, lincah dan akrobatik dengan diiringi lagu Sak Paku yang hanya menggunakan alat musik Sampe.

Dalam setiap penampilan Tari Kancet Papatai yang ditarikan oleh pria, para wanita biasanya akan mengikuti tarian ini melalui 2 jenis tarian kancet yang berbeda.

Untuk sejarahnya, hingga kini belum diketahui kapan tarian perang ini mulai diciptakan.

baca juga

Beberapa menyebut tarian ini sudah ada sejak 1948 tetapi ada juga yang menyebut tarian ini muncul pada tahun 1970-an.

Kemunculan tarian ini diduga terjadi saat Suku Dayak mulai bermukim di Apau Kayan dan mereka sering mendapatkan serangan dari suku-suku lainnya. 

Sejak saat itu, muncul Tari Kancet Papatai sebagai simbol dari kejantanan kaum laki laki Suku Dayak Kenyah untuk melawan musuh-musuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ciri-ciri Mandau Asli dari Suku Dayak Kaltim

Ciri-ciri Mandau Asli dari Suku Dayak Kaltim

Bestie | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 06:15 WIB

Apakah Senjata Tradisional Mandau Khas Suku Dayak Bisa Terbang?

Apakah Senjata Tradisional Mandau Khas Suku Dayak Bisa Terbang?

Bestie | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 06:10 WIB

Ini 3 Pantangan Suku Dayak yang Masih Dipercaya Masyarakat Kaltim

Ini 3 Pantangan Suku Dayak yang Masih Dipercaya Masyarakat Kaltim

Bestie | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 06:05 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×