Apa Itu Naik Ayun? Tradisi Kelahiran Bayi Ala Masyarakat Kutai

Suara Bestie

Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:39 WIB
Apa Itu Naik Ayun? Tradisi Kelahiran Bayi Ala Masyarakat Kutai
Tradisi Naik ayun di Kalimantan (https://web.visitingkutaikartanegara.com/)

Naik Ayun merupakan salah satu tradisi kelahiran bayi ala masyarakat Kutai di Kalimantan.

Adapun, tidak hanya naik ayun, biasanya ada beberapa upacara adat yang diadakan saat anak lahir ke dunia.

Seperti upacara tasmiah atau pemberian nama dan ada juga upacara tijak tanah.

Namun, upacara naik ayun menjadi salah satu rangkaian upacara adat yang penting untuk kelahiran anak.

Sebab, upacara untuk menaikkan pertama kalinya seorang anak yang baru lahir berumur sekitar 40 hari atau kurang lebih dua bulan ke dalam ayun.

Naik ayun sendiri merupakan upacara yang memadukan adat Kutai dengan budaya Islami.

Dikutip dari laman Provinsi Kaltim, biasanya naik ayun diadakan setelah dilaksanakan acara tasmiah.

Setelah itu, di upacara naik ayun, harus dilalui sejumlah rangkaian acara, yakni menaikkan anak ke ayun dan pemotongan rambut.

Dalam proses ini anak digendong oleh seorang wanita "tetuha" keluarga yang berdiri di atas Tilam Kesturi. 

baca juga

Kemudian, secara bergiliran laki-laki sesepuh keluarga atau pemuka masyarakat yang hadir bergantian memasukkan anak ke dalam ayun seraya ditempung-tawari dan ditaburi beras kuning.

Pada proses ini juga diiringi dengan pembacaan sholawat atau puji-pujian kepada Rasulullah SAW.

Kemudian diadakan pemotongan rambut secara bergilir, yakni beberapa helai rambut anak dipegang bersama-sama dengan buah-buahan rambut dan dipotong dengan gunting. 

Rambut yang telah terpotong dimasukkan kedalam buah Kelapa Gading.

Setelah itu, dilanjutkan dengan acara mengedarkan ayam putih dan sebatang lilin yang menyala mengitari ayun dari sebelah kanan ke kiri sebanyak tiga kali oleh seorang wanita yang memimpin acara (Sanro). 

Kemudian, lolong ayam tersebut dilukai dan darahnya dicoletkan diantara kedua alis anak (becerak darah). 

Selanjutnya lilin dimatikan dan jelaga pada sumbu lilin tersebut dipoleskan ke dahi anak (becerak lilin).

Proses selanjutnya adalah acara Tumbang Apam dan Nasi Rasul dimana sang anak digendong ibunya, ayah serta saudara-saudaranya berdiri di atas Tapeh (batik) atau Tajong (sarung) yang disusun berlapis-lapis, lalu Nasi Rasul dan lilin yang menyala diangkat setinggi kepala dan dicicipi oleh mereka.

Akhir acara, ibu mengundang anaknya didudukkan di atas Tilam Kesturi kemudian anak “dipelas” yakni diinjakkan kakinya pada besi, batu (Penunggu Ayun) kemudian segumpal tanah dan digenggamkan emas dan perak.

Adapun makna dari upacara Naik Ayun adalah pemberian do’a dan restu agar anak memperoleh keselamatan, berkah, untung dan tuah dalam pertumbuhannya menjadi dewasa serta memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gasing Kutai, Permainan Tradisional Khas Kaltim

Gasing Kutai, Permainan Tradisional Khas Kaltim

Bestie | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:20 WIB

Keunikan Tari Jepen, Kesenian Khas Suku Kutai di Kaltim

Keunikan Tari Jepen, Kesenian Khas Suku Kutai di Kaltim

Bestie | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:18 WIB

Tari Dewa Memanah, Tarian yang Disakralkan Masyarakat Kutai

Tari Dewa Memanah, Tarian yang Disakralkan Masyarakat Kutai

Bestie | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:17 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global

Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 22 Juni 2026 | 10:39 WIB

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:38 WIB

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:36 WIB

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:31 WIB

Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant

Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 10:30 WIB

5 Drakor Office Romance yang Wajib Ditonton, Ada See You at Work Tomorrow!

5 Drakor Office Romance yang Wajib Ditonton, Ada See You at Work Tomorrow!

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 10:30 WIB

PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur

PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB

Jerman Lolos ke Babak Gugur, Nagelsmann Ungkap Ambisi Selanjutnya

Jerman Lolos ke Babak Gugur, Nagelsmann Ungkap Ambisi Selanjutnya

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB

8 Manfaat Jalan Kaki Pagi bagi Lansia, Sederhana tapi Baik untuk Kesehatan

8 Manfaat Jalan Kaki Pagi bagi Lansia, Sederhana tapi Baik untuk Kesehatan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:27 WIB