Tak Hanya Bahasa Asli, Ini 5 Bahasa yang Kerap Digunakan di Bali

Suara Bestie

Jum'at, 22 September 2023 | 13:52 WIB
Tak Hanya Bahasa Asli, Ini 5 Bahasa yang Kerap Digunakan di Bali
Bali ([Tangkapan Layar])

Bali, salah satu daerah yang menggunakan Bahasa berbeda-beda di setiap tempat. Tak hanya Bahasa Bali saja, namun juga beragam Bahasa lainnya.

Bahasa daerah lainnya yang digunakan di daerah ini adalah Bahasa Melayu hingga Madura.

Hal ini dapat terjadi karena kedekatan antar daerah Bali dengan kota pemilik bahasa tersebut.

Berikut 5 bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Bali sehari-hari.

1.       Bahasa Bali

Bahasa ini merupakan Bahasa utama yang dipakai di Bali. Ada dua jenis dialek Bali yang digunakan, yaitu Bali Aga atau Bali Mula, serta Bali dataran. 

Dialek Aga yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat Bali di dataran tinggi Pulau Bali, seperti Kabupaten Karangasem, sebagian Kabupaten Tabanan, sebagian Kabupaten Buleleng dan sebagian Kabupaten Jembrana.

Sementara dialek Bali dataran digunakan di dataran rendah, seperti wilayah Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan lainnya. 

2.       Bahasa Jawa

baca juga

Bukan hanya di Pulau Jawa, di Bali ternyata juga menggunakan Bahasa Jawa. Bahasa ini lebih tepatnya digunakan di Kabupaten Buleleng.

Namun isolek Jawa di Bali sedikit berbeda jika dibandingkan di daerah Pulau Jawa, khususnya dialek Yogyakarta dan Solo.

3.       Bahasa Madura

Bahasa Madura rupanya digunakan oleh sebagian masyarakat Bali. Hal ini terjadi karena bahasa ini menyebar ke Provinsi Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Bahasa ini biasanya digunakan di Desa Celukan Bawang, kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. 

4.       Bahasa Melayu

Tak hanya Sumatera, di Bali, juga digunakan bahasa Melayu. Bahasa ini digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, dan Kabupaten Jembrana.

Isolek Bahasa Melayu yang menjadi Bahasa daerah Bali ini hampir sama dengan bahasa Melayu yang diucapkan di Riau.

5.       Bahasa Sasak

Bahasa Sasak merupakan bahasa yang digunakan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bahasa ini juga terbagi dalam dua dialek, yakni Bukit Tabuan dan Celuk Bawang. Dialek Bukit Tabuan diucapkan di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Sementara Celukan Bawang dituturkan di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Singaraja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggah Ungguh Basa, Ini 6 Tingkatan Bicara Bahasa Bali

Anggah Ungguh Basa, Ini 6 Tingkatan Bicara Bahasa Bali

Bestie | Selasa, 08 Agustus 2023 | 16:33 WIB

Dipelihara dengan Baik Sampai Sekarang, Ini Sejarah Bahasa Bali

Dipelihara dengan Baik Sampai Sekarang, Ini Sejarah Bahasa Bali

Bestie | Selasa, 08 Agustus 2023 | 14:29 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×