Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong tak membantah bahwa dirinya sempat marah dengan pemain Timnas Indonesia karena keterlambatan saat awal pemusatan latihan (training center/TC) jelang melawan Brunei Darussalam pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Shin Tae Yong tak membantah bahwa dirinya kesal saat memberi arahan pertama kali.
Hal ini gara-gara ulah pemain Timnas Indonesia yang membuat hari pertama TC tak berjalan sesuai rencana Shin Tae Yong.
Shin Tae Yong pun menegaskan soal kedisiplinan prinsipnya seperti janji dan nyawa.
"Karena ada beberapa pemain yang terlambat datang ke TC. Padahal TC mulai jam 12 siang tadi. Saya tegaskan, janji itu sangat penting. Sama seperti nyawa," ujar Shin Tae Yong.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia menggelar latihan pertama pada Senin (9/10) jelang melawan Brunei.
Di hari pertama latihan, hanya pemulihan kondisi karena banyak pemain yang baru datang.
Jika bisa mengalahkan Brunei, Indonesia akan menjalani fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Irak, Vietnam, dan Filipina dalam format grup yang akan dimulai November 2023.
Shin Tae Tong berharap timnya ini bisa banyak mencetak gol.
"Memang pastinya banyak yang penasaran permainan akan seperti apa. Mungkin bisa saja nonton langsung nanti tanggal 12 di lapangan. Apalagi ini kita main di kandang, jadi bagaimana pun caranya kita akan maksimalkan cetak gol. Dengan begitu saya bersama tim berangkat ke Brunei dengan rileks," ucapnya.