Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Prestasi SBY di Bidang Perekonomian Selama 10 Tahun

Doddy Rosadi

Senin, 07 April 2014 | 12:50 WIB
Ini Prestasi SBY di Bidang Perekonomian Selama 10 Tahun
Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Firmanzah. (Setkab.go.id)

Suara.com - Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan, penguatan fundamental ekonomi nasional yang dicapai pemerintah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir merupakan indikasi bekerjanya mesin-mesin kebijakan pembangunan ekonomi.

Karena itu, dia berharap fundamental perekonomian nasional yang sudah kuat itu harus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Desain pembangunan ekonomi dalam lima tahun ke depan (2014-2019) membutuhkan visi kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.

Firmanzah menguraikan bagaimana penguatan fundamental dibangun pemerintahan SBY dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi nasional terus dipertahankan positif di kisaran 5-6 persen dengan inflasi 4,5 persen.  Sementara di sisi lain, cadangan devisa terus menguat akibat bergerak naiknya kinerja neraca perdagangan yang mendorong penurunan defisit transaksi berjalan dan neraca pembayaran.

“Bank Indonesia memprediksi defisit neraca transaksi berjalan periode kuartal-1 tahun 2014 akan berada di kisaran 2 persen (dari PDB), dan ditargetkan akan berada di bawah 3 persen hingga di akhir 2014,” ungkap Firmanzah seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Senin (7/4/2014).

Firmanzah lantas menunjukan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), di mana neraca perdagangan kembali melanjutkan tren surplus periode Februari 2014 sebesar  785,3 juta dollar Amerika. “Ekspor naik 0,68 persen (14,57 dollar Amerika) dari bulan sebelumnya, sementara impor turun 7,58 persen (13,79 dollar Amerika),” jelas Firmanzah.

Berlanjutnya surplus neraca dagang itu, lanjut Firmanzah, telah mendorong peningkatan cadangan devisa yang juga melanjutkan tren penguatan. Hingga akhir Maret  2014, cadangan devisa mencapai 102.6 miliar dollar Amerika atau naik dari posisi  99,4 miliar dollar Amerika pada Desember 2013.

Penguatan fundamental ekonomi juga ditunjukkan oleh penguatan nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan sepanjang Januari-Maret 2014.

“Penguatan rupiah bahkan tercatat sebagai penguatan tertinggi dari mata-uang negara-negara berkembang lainnya. Begitu pula halnya dengan indeks harga saham gabungan yang menembus batas psikologis di level 4.800 sebagai refleksi semakin besarnya kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia,” paparnya.

Ia juga menyebutkan, semakin bersinarnya ekonomi nasional juga ditunjukkan oleh membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat dengan pendapatan perkapita yang kini mencapai Rp. 36,5 juta atau melonjak 300 persendari 2004 sebesar Rp.10,5 juta.

Seiring dengan peningkatan kesejahteraan, lanjut Firmanzah, jumlah masyarakat miskin juga terus menurun. “Angka kemiskinan di akhir 2013 tinggal 11,3 persen dibanding 16,7 persen di 2004,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden SBY "Ngetwit:" Yang Kalah Pemilu Jangan Mengamuk

Presiden SBY "Ngetwit:" Yang Kalah Pemilu Jangan Mengamuk

News | Selasa, 01 April 2014 | 07:33 WIB

SBY Tahu Ada Capres yang Suka Menyerang dan Jelekkan Capres Lain

SBY Tahu Ada Capres yang Suka Menyerang dan Jelekkan Capres Lain

News | Minggu, 30 Maret 2014 | 10:56 WIB

Via Twitter, SBY Sampaikan Belasungkawa untuk Korban MH370

Via Twitter, SBY Sampaikan Belasungkawa untuk Korban MH370

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 00:05 WIB

SBY Bertemu Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

SBY Bertemu Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

Foto | Kamis, 20 Maret 2014 | 16:39 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×