Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Indeks Regional Anjlok, IHSG Alami Anomali

Doddy Rosadi

Senin, 14 April 2014 | 15:55 WIB
Indeks Regional Anjlok, IHSG Alami Anomali
Seorang pekerja melintasi papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Antara/Dhoni Setiawan)

Suara.com - Ketika indeks saham di kawasan Asia turun dan memasuki zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia justru mengalami anomali. Pada sesi penutupan perdagangan Senin (14/4/2014), IHSG naik 39 poin atau 0,8 persen ke level 4.855.

Analis pasar modal Reza Priambaca dari Trust Securities mengatakan, para pelaku pasar mulai melakukan aksi beli setelah IHSG sempat terjun bebas pada Kamis lalu. Menurut dia, pergerakan indeks kini tidak lagi tergantung dari rilis perekonomian atau kinerja emiten tetapi sudah mulai terpengaruh situasi politik.

“Saya rasa ini suatu anomali karena biasanya kalau indeks regional masuk zona merah maka IHSG juga akan ikut terseret, tetapi kali ini tidak. Kemungkinan pelaku pasar menilai harga saham masih murah karena IHSG sempat turun jauh pada Kamis lalu sebagai respon atas hasil quick count pemiu legislatif,” kata Reza ketika dihubungi suara.com, Senin (14/4/2014).

Volume perdagangan 5,1 miliar lot saham dengan nilai transaksi perdagangan Rp8,3 triliun. Ada 236 saham yang naik, 79 saham turun dan 81 saham stagnan.

Sejumlah saham yang naik antara lain Adhi Karya, Lippo Karawaci dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul. Sedangkan saham yang turun antara lain Siloam Internasional Hospitals, Global Mediacom dan Matahari Putra Prima.

Kamis lalu, IHSG melorot 164 poin atau 3,3 persen ke level 4.757. Ini merupakan penurunan indeks terbesar sejak Agustus tahun lalu. Pelaku pasar merespon negatif hasil hitung cepat pemilu legislatif karena tidak ada satu pun partai politik yang meraih 20 persen suara.

Di kawasan Asia, Indeks Nikkei 225 turun 49,89 poin ke level 13.910,16, sedangkan indeks Topix di Jepang juga melemah 0,12 persen atau 1,33 ke level 1.132,76. Saham-saham Filipina ditutup 0,11 persen lebih rendah dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun dengan 7,41 poin menjadi 6.589,55. (RTI/Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indeks Saham Terjun Bebas, Ini Jawaban Dirut Bursa Efek Indonesia

Indeks Saham Terjun Bebas, Ini Jawaban Dirut Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Jum'at, 11 April 2014 | 14:04 WIB

Indeks Saham BEI Terus Merosot

Indeks Saham BEI Terus Merosot

Bisnis | Jum'at, 11 April 2014 | 09:11 WIB

Terkini

Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!

Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:07 WIB

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Foto | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:00 WIB

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:50 WIB

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:48 WIB

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:46 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:40 WIB

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:34 WIB

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:30 WIB

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:27 WIB

Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027

Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:26 WIB

×