Buruh Tagih Janji Dahlan Iskan Hapus Outsourcing

Doddy Rosadi

Minggu, 27 April 2014 | 18:56 WIB
Buruh Tagih Janji Dahlan Iskan Hapus Outsourcing
Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam perayaan Hari Buruh Sedunia atau May Day 2014 menuntut pemerintah menghapuskan sistem kerja outsourcing atau alih daya. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan harus mengangkat pekerja outsourcing di BUMN menjadi karyawan tetap, sesuai dengan janjinya beberapa waktu lalu.

Selain itu, dinas ketenagakerjaan (Disnaker) di wilayah masing-masing wajib mencabut izin agen outsourcing. Menurut Presiden KSPI, Said Iqbal, sejak November 2013 dengan diberlakukannya Permenakertrans No 19/2013 setiap perusahaan tidak boleh lagi menggunakan pekerja outsourcing terkecuali untuk 5 jenis pekerjaan.

”Hal ini tak terlepas dari tidak berdayanya DPR RI terhadap Meneg BUMN berkenaan dengan tidak dijalankannya rekomendasi komisi IX DPR RI tentang pengangkatan pekerja outsourcing di BUMN menjadi karyawan tetap,” kata Said dalam siaran pers yang diterima suara.com, Minggu (27/4/2014).

KSPI juga menyerukan kepada seluruh buruh Indonesia agar tidak memilih Calon Presiden 2014 yang pro pada kebijakan outsourcing. Salah satu poin dari 10 tuntutan KSPI dalam May Day 2014 adalah menuntut presiden terpilih nantinya setelah satu hari dilantik langsung menghapus sistem kerja uutsourcing di BUMN dan mengangkat pekerja outsourcing di BUMN menjadi karyawan tetap. KSPI juga meminta pemerintah menindak perusahaan swasta yang tetap membandel menggunakan pekerja outsourcing di perusahaannya.

Sementara itu,status kerja guru honor dan tenaga honorer juga adalah bentuk outsourcing tenaga kerja yang dilakukan oleh negara (pemerintah). Karena itu, dalam 10 tuntutannya KSPI juga meminta Capres yang akan didukung oleh buruh Indonesia hendaknya mengangkat secara bertahap 1,6 juta orang guru honor dan tenaga honorer menjadi PNS, serta memberikan subsidi Rp1 juta/per orang/per bulan dari APBN untuk guru honor dan tenaga honorer.

”Untuk buruh, kenaikan upah minimum 2015 harus sebesar 30 persen dan hal itu menjadi sebuah harga mati. Itulah beberapa butir tuntutan buruh dari 10 tuntutan yang akan disampaikan dalam perayaan May Day 2014, di mana 120 ribu buruh se-Jabodetabek bersama 10 ribu guru honor akan melakukan aksi di Istana Negara dan stadion utama Gelora Bung Karno,Senayan,Jakarta, yang juga diikuti buruh lainnya di 20 Provinsi,” pungkas Said.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Hari Libur Nasional, Buruh Tetap Turun ke Jalan pada May Day

Jadi Hari Libur Nasional, Buruh Tetap Turun ke Jalan pada May Day

News | Jum'at, 25 April 2014 | 06:59 WIB

Buruh Tentukan Capres Pilihan pada May Day

Buruh Tentukan Capres Pilihan pada May Day

News | Rabu, 23 April 2014 | 06:50 WIB

Pasar Tunggal ASEAN Diterapkan, Upah Buruh Harus Naik 30 Persen

Pasar Tunggal ASEAN Diterapkan, Upah Buruh Harus Naik 30 Persen

Bisnis | Minggu, 20 April 2014 | 11:32 WIB

Rayakan May Day, Buruh Tuntut UMP 2015 Naik 30 Persen

Rayakan May Day, Buruh Tuntut UMP 2015 Naik 30 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 April 2014 | 16:43 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×