Dana Cadangan Rp 2 Triliun untuk Antisipasi Kemarau Panjang

Esti Utami

Selasa, 29 April 2014 | 14:14 WIB
Dana Cadangan Rp 2 Triliun  untuk Antisipasi Kemarau Panjang
Padi di sawah (freedigitalphotos/criminalatt)

Suara.com - Pemerintah menyiapkan dana cadangan beras sebesar Rp2 triliun untuk tahun ini, sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya kemarau panjang yang dapat mengancam produksi pangan. "Benih dan pupuk tidak ada gangguan berarti, dan kita sudah punya dana sampai Rp2 triliun kalau ada gangguan stabilitas pangan, baik sebagai antisipasi terhadap iklim ekstrem maupun gangguan lainnya," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa seusai rapat koordinasi membahas pangan di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perdagangan M. Lutfi, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutarjo, Kepala BPS Suryamin dan Kepala BMKG Andi Eka Sakya..

Hatta menjelaskan hingga akhir April ketersediaan pasokan pangan relatif terjaga dan distribusi tidak mengalami hambatan, sehingga diperkirakan laju inflasi pada April akan rendah seperti bulan-bulan sebelumnya.

"Harga-harga pada April sudah cenderung menurun, misalnya beras mengalami penurunan 2,16 persen dibandingkan Maret. Distribusi baik tidak ada gangguan, sehingga tidak ada inflasi berarti dari 'volatile food'," katanya.

Ia menambahkan meskipun musim tanam sedikit bergeser karena gangguan cuaca, namun pemerintah tetap menargetkan stok beras di gudang Bulog sebanyak 1,7 juta ton untuk cadangan persediaan pangan, apabila dibutuhkan.  "Kita akan 'stand by', dan sudah antisipasi apa yang harus dilakukan untuk menjaga produksi beras tepat sasaran," ujar Hatta.

Sementara Kepala BMKG Andi Eka Sakya meminta pemerintah waspada dalam menghadapi musim pancaroba. BMKG memperkirakan akan terjadi el nino lemah hingga September 2014 yang dapat menyebabkan kemarau panjang. Curah hujan yang berkurang dapat mempengaruhi produksi pangan, untuk itu pemerintah diminta melakukan antisipasi sejak dini, untuk menghindarkan kelangkaan pangan yang dapat menganggu kestabilan harga dan inflasi.

"Ini dilaporkan dalam rapat koordinasi agar kita waspada dan melakukan langkah antisipasi. Kalau petani sudah mengetahui sejak awal, sebaiknya mereka berpikir untuk menanam palawija dibandingkan padi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2014 | 15:08 WIB

Terkini

Uang Rp2 Miliar Disita KPK, Dirut KAI Bobby Rasyidin: Saya Sangat Sedih

Uang Rp2 Miliar Disita KPK, Dirut KAI Bobby Rasyidin: Saya Sangat Sedih

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:39 WIB

Periksa Dua Pejabat ATR/BPN, KPK Cecar Soal Aliran Dana dari PT Summarecon

Periksa Dua Pejabat ATR/BPN, KPK Cecar Soal Aliran Dana dari PT Summarecon

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:35 WIB

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:33 WIB

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni  Infantino sebagai Presiden FIFA

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:25 WIB

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:23 WIB

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

×