Empat Kesalahan Pemerintah dalam Pembangunan Pertanian

Doddy Rosadi

Rabu, 07 Mei 2014 | 12:40 WIB
Empat Kesalahan Pemerintah dalam Pembangunan Pertanian
Petani membajak sawah menggunakan kerbau. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - Rencana pemerintah untuk melakukan impor beras merupakan bentuk dari kesalahan yang dilakukan dalam pembangunan di sektor pertanian. Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengatakan, ada empat kesalahan yang dilakukan oleh pemerintah dalam pembangunan pertanian.

Kesalahan pertama, kata Saragih, pemerintah lebih berorientasi ekspor bahan mentah (raw material) ketimbang pemenuhan dalam negeri. Kesalahan kedua, pemerintah membuka pasar pangan secara terbuka kecuali untuk beras.

Kesalahan ketiga, menurut Henry, pembangunan pertanian tidak dimaksimalkan. Contohnya, 35 persen irigasi rusak dan ini menujukkan tidak ada dukungan pemerintah kepada petani. Sedangkan kesalahan keempat yaitu tidak ada program reformasi agrarian.

“Saat ini yang ada itu mayoritas petani gurem. Dari data yang saya punya, 60 persen petani gurem itu hanya menguasai tanah 0,3 hektar. Karena itu, pemerintah seharusnya memberikan tanah negara kepada petani untuk dikelola. Itu bisa menjadi bagian dari reformasi pertanahan,” kata Henry kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (7/5/2014).

Henry menambahkan, pembangunan pertanian harus segera diubah agar Indonesia tidak harus tergantung kepada beras impor. Salah satu caranya adalah mendistrubusikan tanah negara kepada petani.

Menurut dia, pemerintah dinilai telah melakukan pembohongan publik karena berencana melakukan impor beras. Karena, tahun lalu pemerinta mengatakan Indonesia telah swasembada beras pada 2013 dan juga pada 2014 akan kembali terulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Minta Pemerintah Jangan Terburu-buru Impor Beras

DPR Minta Pemerintah Jangan Terburu-buru Impor Beras

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 11:56 WIB

Indonesia, Negara Agraris yang Tergantung Beras Impor

Indonesia, Negara Agraris yang Tergantung Beras Impor

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 11:37 WIB

Daftar Usaha di Sektor Pertanian yang Boleh untuk Investor Asing

Daftar Usaha di Sektor Pertanian yang Boleh untuk Investor Asing

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2014 | 11:20 WIB

Jelang Musim Tanam, Pupuk Mulai Langka

Jelang Musim Tanam, Pupuk Mulai Langka

Bisnis | Kamis, 01 Mei 2014 | 13:39 WIB

Petani dan Nelayan Dukung Prabowo sebagai Capres

Petani dan Nelayan Dukung Prabowo sebagai Capres

News | Rabu, 30 April 2014 | 12:49 WIB

HKTI: Prosedur Penyaluran Kredit untuk Petani Terlalu Ketat

HKTI: Prosedur Penyaluran Kredit untuk Petani Terlalu Ketat

Bisnis | Senin, 28 April 2014 | 15:48 WIB

Terkini

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

×