Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Parpol Belum Ada yang Dominan, IHSG BEI Ditutup Terkoreksi 2,37 Persen

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2014 | 19:21 WIB
Parpol Belum Ada yang Dominan, IHSG BEI Ditutup Terkoreksi 2,37 Persen
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/5/2014), ditutup dengan koreksi hingga 119,04 poin atau 2,37 persen ke posisi 4.895,96.

Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 25,01 poin (2,92 persen) ke level 832,36.

"Tekanan pasar saham domestik kembali terkoreksi, ritme pergerakan saham saat ini cenderung sama ketika setelah pelaksanaan pemilu legislatif lalu dimana belum ada partai politik yang memiliki suara dominan," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta.

Dia mengemukakan bahwa peta politik yang terlihat saat ini, salah satu kubu yang diharapkan pasar kalah suara di atas kertas, kondisi itu yang memicu aksi jual saham secara masif.

Kendati demikian, menurut dia, pelaku pasar tetap akan mendukung presiden terpilih nanti, apalagi memiliki kebijakan baru yang dapat meningkatkan perekonomian domestik.

"Diperkirakan tekanan yang terjadi di pasar saham domestik berjangka pendek," ucapnya.

Reza Priyambada meyakini bahwa pada perdagangan besok (Rabu, 21/5) IHSG BEI akan kembali naik. Beberapa pelaku pasar akan kembali masuk untuk mengakumulasi saham-saham yang telah tertekan cukup dalam pada Selasa ini terutama sektor perbankan dan konsumer.

Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa arus dana asing yang masih masuk ke pasar saham domestik pada Selasa ini memberi potensi ke arah kenaikan.

"Dana asing masih menunjang indeks BEI dan akan kembali berada dalam jalur 'uptrend'. Penerapan strategi transaksi jangka pendek merupakan langkah tepat dalam kondisi pasar yang bergejolak saat ini," katanya Tercatat dalam data perdagangan saham BEI, investor asing membukukan beli bersih (foreign net buy) sebesar RP508,669 triliun pada Selasa ini (20/5/2014).

Tercatat transaksi perdagangan saham di pasar reguler BEI sebanyak 257.715 kali dengan volume mencapai 4,07 miliar lembar saham senilai Rp7,11 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 72 saham, yang melemah 263 saham, dan yang tidak bergerak 67 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 130,18 poin (0,57 persen) ke level 22.834,68, indeks Nikkei naik 68,81 poin (0,49 persen) ke level 14.075,25 dan Straits Times menguat 4,58 poin (0,14 persen) ke posisi 3.267,01. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IHSG Masih di Zona Merah

IHSG Masih di Zona Merah

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2014 | 09:27 WIB

Investor Ambil Untung, IHSG Terlempar dari Level 5.000

Investor Ambil Untung, IHSG Terlempar dari Level 5.000

Bisnis | Senin, 19 Mei 2014 | 16:23 WIB

Indeks Saham BEI Semakin Perkasa, Dekati Level 5.100

Indeks Saham BEI Semakin Perkasa, Dekati Level 5.100

Bisnis | Senin, 19 Mei 2014 | 09:43 WIB

IHSG Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

IHSG Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 16:33 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB