Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Dana Investasi BBM Indonesia Mencapai 270 Triliun

Laban Laisila

Selasa, 26 Agustus 2014 | 13:55 WIB
Dana Investasi BBM Indonesia Mencapai 270 Triliun
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan dana kebutuhan untuk pengadaan energi di Indonesia mencapai sebesar 27 miliar dolar Amerika, atau lebih dari Rp270 triliun hingga tahun 2025 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) Hadi Purnomo mengatakan, dana itu disebut sebagai investasi buat penambahan kapasitas kilang BBM sebesar 1 juta barel per hari.

"Untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional sampai 2025 yang sebesar 2 juta barel per hari, dibutuhkan penambahan kapasitas kilang sebesar 1 juta barel per hari," kata Hadi dalam acara seminar yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Bank Indonesia Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Hadi menuturkan, untuk kebutuhan listrik dibutuhkan investasi sebesar 9 miliar dolar, atau lebih dari Rp90 triliun per tahun. Besaran investasi ini untuk menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 115 Giga Watt (GW).

"Kapasitas saat ini sebesar 48 GW. Dibutuhkan penambahan kapasitas sebesar 67 GW atau 7 GW per tahun hingga 2025," tuturnya.

Hadi mengungkapkan, Indonesia juga memerlukan investasi sebesar 12 miliar dolar, sekitar Rp120 triliun untuk memenuhi kebutuhan gas nasional, hingga tahun 2025.

Investasi diperlukan untuk pembiayaan pembangunan jalur pipa gas sepanjang 1.500 km yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Selain itu, dia menjelaskan, pembiayaan sektor energi lainnya yang diperlukan di masa depan adalah penambahan pembangkit geothermal sebesar 4.500 Mega Watt (MW) dengan biaya investasi sebesar 5 miliar dolar, sekitar Rp50 triliun sampai 2020.

"Untuk memenuhi kebutuhan listrik, pembangunan pembangkit tenaga nuklir perlu dipertimbangkan dengan tentunya memperhatikan keselamatan secara ketat. Investasi yang dibutuhkan kurang lebih 3 miliar Dolar (Rp 30 triliun) per 1 GW," ungkapnya.

Hadi menambahkan, pembangunan cadangan penyangga energi yang terdiri dari BBM, elpiji, dan minyak mentah dalam 30 hari membutuhkan investasi sekitar 9 miliar dolar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPH Migas Kritik Pertamina soal Sistem Kitir di Beberapa SPBU

BPH Migas Kritik Pertamina soal Sistem Kitir di Beberapa SPBU

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 01:32 WIB

Kehabisan Stok, Sejumlah SPBU Karawang Tutup

Kehabisan Stok, Sejumlah SPBU Karawang Tutup

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 22:39 WIB

Soal Kelangkaan BBM, Jokowi: Tanya SBY Dong!

Soal Kelangkaan BBM, Jokowi: Tanya SBY Dong!

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 20:42 WIB

Kelangkaan BBM, Pertamina Tak Punya Pilihan

Kelangkaan BBM, Pertamina Tak Punya Pilihan

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 19:30 WIB

Terkini

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB