Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

DPR Minta Pemerintah Percepat Pembayaran Tunggakan Gaji Karyawan Merpati

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 17 September 2014 | 07:44 WIB
DPR Minta Pemerintah Percepat Pembayaran Tunggakan Gaji Karyawan Merpati
Serikat Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kementrian Keuangan Jakarta. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan segera mencari jalan keluar untuk menyelesaikan pembayaran gaji karyawan PT Merpati Nusantara Airline dan PT Kertas Leces yang tertunggak dengan cara melepas aset kedua perusahaan itu.

"Soal gaji Merpati dan Leces, akan dibahas kembali secara mendalam pada Kamis (18/9). Direksi sudah sepakat diselesaikan dengan cara menjual aset yang tidak terkait dengan produksi dan kinerja perusahaan," kata Dahlan, usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Selasa (16/9/2014) malam.

Permintaan mempercepat penyelesaian tunggakan gaji karyawan kedua perusahaan tersebut disampaikan Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto menyusul semakin besarnya tekanan aksi demo karyawan.

Ia menjelaskan, langkah pelepasan aset untuk membayar gaji karyawan pernah dilakukan pada PT Dirgantara Indonesia dan berhasil diselesaikan.

"Minggu lalu, kami sudah menemukan jalan keluar karena tidak boleh menggunakan uang ini itu harus mencari uang yang sah secara hukum. Sudah sepakat dengan direksi bahwa aset berupa perumahan yang tidak digunakan akan dijual," ujarnya.

Dana yang dibutuhkan Merpati untuk pembayaran pesangon dan lainnya sekitar Rp1 triliun, sementara Leces butuh sekitar Rp18 miliar.

Khusus untuk Kertas Leces, Dahlan optimistis bisa menemukan jalan keluar dengan mencari perusahaan pelat merah yang mau bekerja sama memanfaatkan aset berupa tanah.

"Lagi mencari BUMN yang mau bekerja sama dengan Leces untuk membangun sesuatu di tanahnya Leces. Terus nanti Leces dapat uang dari BUMN tersebut untuk membayar pesangon karyawan. Tapi, ini butuh prosedur," kata Dahlan.

Namun yang menjadi masalah, ujarnya, adalah pada Merpati karena membutuhkan jumlah dana yang tidak sedikit.

Dalam restrukturisasi Merpati yang tengah dijalankan saat ini adalah melepas anak usaha PT Merpati Maintenance Facility (MMF) yang dibeli PT Perusahaan Pengelola Aset/PPA (Persero).

"Tapi dana yang diperoleh dari pelepasan itu maksimal Rp500 miliar, sementara mendesak butuh dana hingga Rp1 triliun," ujarnya.

Untuk itu, menurut Dahlan, pihaknya meminta dukungan DPR bagaimana Merpati bisa mendapatkan dana.

"Opsi Penyertaan Modal Negara (PMN) sudah tertutup. Sementara untuk mencari dana memiliki keterbatasan. Tapi yakin ada jalan keluar," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Tunggakan Gaji Karyawan PT Merpati di Tangan Kemenkeu

Nasib Tunggakan Gaji Karyawan PT Merpati di Tangan Kemenkeu

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 15:00 WIB

Buntu, Pertemuan Karyawan PT Merpati dengan Kementerian BUMN

Buntu, Pertemuan Karyawan PT Merpati dengan Kementerian BUMN

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2014 | 16:19 WIB

Maskapai Merpati Minta Penundaan Pembayaran Utang Sebesar Rp2 Triliun

Maskapai Merpati Minta Penundaan Pembayaran Utang Sebesar Rp2 Triliun

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2014 | 14:19 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB