Apartemen Murah Mulai Banjiri Daerah Penyangga Jakarta

Doddy Rosadi

Kamis, 25 September 2014 | 12:46 WIB
Apartemen Murah Mulai Banjiri Daerah Penyangga Jakarta
Suasana pembangunan Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat. (Antara/Vitalis Yogi)

Suara.com - Aktivitas perdagangan dan bisnis yang semakin tinggi di ibukota Jakarta menuntut ketersediaan hunian bagi kalangan menengah yang notabene merupakan karyawan dan pegawai yang bekerja di ibukota. Saat ini sebagian besar kaum komuter yang bolak balik dari dan ke Jakarta masih memilih untuk tinggal di daerah penyangga Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Bogor.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada mengatakan, masalah waktu tempuh yang diakibatkan kemacetan menjadi momok bagi mereka. Namun pilihan menjadi semakin sulit ketika tidak ada hunian yang sesuai dengan daya beli ketika mereka ingin tinggal di dalam kota Jakarta.

Kata dia, persepsi membeli rumah yang masih mempunyai tanah (landed) masih menjadi pemikiran utama bagi masyarakat kita yang belum terbiasa tinggal di apartemen atau hunian vertikal.

“Saat ini telah kaum menengah dalam posisi ‘terjebak’ dengan ketersediaan hunian yang ada. Misalkan dengan penghasilan Rp. 7,5 juta per bulan, mereka mempunyai daya cicil Rp. 2,3 – 3 juta per bulan. Dengan daya cicil tersebut artinya mereka dapat membeli rumah seharga Rp. 300 jutaan. Namun dengan kondisi yang ada, rumah seharga tersebut tersedia dengan jarak yang relatif jauh dari kota,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Menurut Ali, jebakan yang terjadi ketika mereka ‘memaksakan’ membeli rumah tersebut – karena masih berpikir ingin mempunyai rumah dengan tanah – ternyata mereka harus menambah biaya transportasi ke tempat kerja. Yang terjadi kemudian rumah yang ada terpaksa ditinggalkan dan lebih memilih untuk sewa atau kos-kosan di Jakarta.

“Kondisi ini juga yang membuat banyak pengembang mulai membangun apartemen murah di daerah penyangga Jakarta dengan harga Rp.200 – 300 jutaan untuk menangkap pasar ini. Namun yang menjadi pertanyaan ketika masalah transportasi belum teratasi maka waktu dan biaya operasional masih menjadi permasalahan utama,” jelasnya.

Banjirnya apartemen murah menengah di segmen harga Rp200 – 300 juta di Bekasi dan Serpong harus disikapi konsumen dengan pertimbangan masalah waktu dan biaya transportasi. Fenomena ini terjadi karena di kota Jakarta sudah sangat sulit untuk mendapatkan apartemen seharga tersebut. Dengan demikian maka tumbuhnya apartemen  di wilayah penyangga Jakarta relatif tidak menyelesaikan masalah utama yang ada.

Menurut dia, pemerintah harus segera turun tangan untuk membangun pasokan hunian vertikal di perkotaan untuk segmen menengah. Masalah ini dapat dikategorikan sebagai public housing yang tidak bisa sepenuhnya diserahkan swasta.

Kata dia, berkaca dari program 1.000 tower rusunami yang dulu diluncurkan pemerintah ternyata gagal dikarenakan batasan harga yang diberikan pemerintah pun tidak ditaati oleh pengembang. Di sisi lain pengembang pun tidak bisa disalahkan karena memang tidak ada aturan yang jelas mengenai hal tersebut.

“Melihat arah perkembangan kota Jakarta, mau tidak mau, siap tidak siap, masyarakat akan dihadapkan untuk tinggal di hunian vertikal, baik beli atau sewa. Karenanya Pemprov DKI harus lebih berperan dalam penyediaan hunian vertikal tersebut,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta, Pasar Properti Paling Menjanjikan di Asia

Jakarta, Pasar Properti Paling Menjanjikan di Asia

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2014 | 15:30 WIB

Pertumbuhan Kelas Menengah Picu Ledakan Properti

Pertumbuhan Kelas Menengah Picu Ledakan Properti

Bisnis | Senin, 23 Juni 2014 | 14:50 WIB

Lippo Cikarang Bangun Apartemen Khusus Ekspatriat

Lippo Cikarang Bangun Apartemen Khusus Ekspatriat

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2014 | 11:57 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

×