Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Wamen HAM Mugiyanto mendesak penindakan tegas dan transparan terhadap pelaku pengeroyokan penjual cermin Bambang Setiyawan.
  • Korban meninggal dunia akibat kekerasan dalam kericuhan demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus 2026.
  • Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan bukti.

Suara.com - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto mendesak pelaku pengeroyokan yang menyebabkan penjual cermin Bambang Setiyawan (60) meninggal dunia dalam kericuhan demonstrasi pada 27 Agustus 2026 ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Mugiyanto meminta proses penegakan hukum terhadap kasus tersebut dikawal bersama agar pelaku tidak lolos hanya karena berlatar belakang kelompok tertentu.

Kementerian HAM, kata dia, akan ikut mengawal proses hukum kasus tersebut.

“Siapapun pelakunya, entah dari kelompok manapun, harus dikindak dengan tegas, supaya tidak terjadi lagi ke depan,” kata Mugiyanto, Senin (31/8/2026).

Bambang merupakan warga yang berprofesi sebagai penjual cermin. Ia meninggal setelah menjadi korban kekerasan dalam kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Mugiyanto menyesalkan kematian Bambang karena kekerasan dalam rangkaian kericuhan justru menelan korban dari masyarakat yang tidak terlibat dalam aksi.

“Itu sebetulnya yang sangat menyedihkan, yang sangat disayangkan. Kekerasan-kekerasan seperti itu hanya akan mengorbankan masyarakat kecil. Ini korban kan penjual cermin,” ujarnya.

Menurut Mugiyanto, Bambang berada di sekitar lokasi sebagai warga biasa dan bukan bagian dari massa aksi. Ia menyebut korban sebagai bystander yang ikut terdampak ketika situasi di sekitar lokasi berubah menjadi ricuh.

“Kita bisa membayangkan, mereka kan seperti pedagang kaki lima, tidak tahu apa-apa. Mereka adalah bystander, orang yang berdiri, berada di trotoar itu kemudian dijadikan sasaran korban atau menjadi korban. Itu kan sayang,” katanya.

baca juga
Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]
Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]

Mugiyanto menilai kasus tersebut harus menjadi perhatian dalam upaya menjaga ruang demokrasi agar tidak berubah menjadi ruang kekerasan.

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan warga.

Ia pun meminta proses hukum terhadap kasus tersebut berjalan transparan dan pelaku diproses berdasarkan bukti yang ditemukan penyidik, tanpa mempertimbangkan latar belakang kelompoknya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait kematian Bambang.

Penyidik tengah mengumpulkan fakta hukum dan bukti di lapangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

Wamen HAM Bongkar Sosok di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus: Main di Sosmed, Tak Ikut Panas-panasan!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:35 WIB

DPR Desak Polisi Usut Peran Ormas di Balik Pengeroyokan Maut Warga Pejompongan

DPR Desak Polisi Usut Peran Ormas di Balik Pengeroyokan Maut Warga Pejompongan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini

Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:33 WIB

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:29 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban

Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:28 WIB

Momen Suahasil Nazara Sapa Karyawan Kemenkeu Usai Jadi Menteri

Momen Suahasil Nazara Sapa Karyawan Kemenkeu Usai Jadi Menteri

Foto | Senin, 14 September 2026 | 18:26 WIB

Purbaya Dicopot Prabowo, Pramono Siap Gandeng Menkeu Baru demi Kelancaran Fiskal Jakarta

Purbaya Dicopot Prabowo, Pramono Siap Gandeng Menkeu Baru demi Kelancaran Fiskal Jakarta

News | Senin, 14 September 2026 | 18:25 WIB

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

News | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu

Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

News | Senin, 14 September 2026 | 18:12 WIB

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

News | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Bola | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

×