Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Singapura Tertarik Bangun Kilang Minyak di Indonesia

Doddy Rosadi

Senin, 13 Oktober 2014 | 11:35 WIB
Investor Singapura Tertarik Bangun Kilang Minyak di Indonesia
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan kapasitas minyak dalam negeri untuk tahun ini sudah mencapai 1 juta barel per hari, sedangkan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia sampai tahun ini telah mencapai angka 1,5 juta barel per hari. Untuk menutupi pasokan konsumsi BBM, Indonesia harus mengimpor minyak biayanya mencapai 63 juta dolar Amerika per hari.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengatakan, seharusnya Indonesia membangun kilang minyak baru. Ide tersebut sebenarnya  sudah muncul sejak puluhan tahun lalu, akan tetapi membangun kilang baru tidaklah mudah.

"Sejak 25 tahun lalu, rencana pembangunan kilang minyak tidak pernah terlaksana karena banyak hal. Terutama ada kesan keengganan Pertamina untuk serius membangun kilang," kata Susilo, akhir pekan lalu.

Terkait hal tersebut, Susilo menuturkan, Pertamina pernah berencana membangun kilang minyak melalui sebuah kerjasama dengan Aramco Saudi dan Kuwait Petroleum, namun gagal. Selain itu, sejak kuartal III-2013, Kementerian Keuangan dan ESDM telah mengajukan program pembangunan kilang minyak 1 x 300.000 barel per hari, dengan skema kerja sama pemerintah dan swasta (KPS).

"Pertamina juga mau buat, tapi gagal. Pemerintah pun juga sudah menyediakan tanah dan fasilitas yang ada di Bontang, Kalimantan Timur, sebagai lokasi kilang untuk memproduksi gasoline , solar, dan avtur," tuturnya.

Untuk itu, Susilo mengungkapkan, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan telah melakukan konsultasi dengan investor di Singapura pada Februari 2014, karena membangun kilang minyak harus dibutuhkan investor dengan nilai investasi sebesar Rp 90 triliun.

"Sebagai wujud keseriusan pemerintah, Kementerian ESDM dan Keuangan sudah melakukan konsultasi investor di Singapura, yang kedua kami juga tengah menggodok penyelesaian term of refference (TOR) untuk investor dalam pembangunan kilang, akan tetapi semua usaha tersebut sampai sekarang belum tercapai dan kilang minyak belum juga terbangun," ungkapnya.

Susilo menjelaskan, ada investor lain yang juga berminat dan sudah mengajukan pembangunan kilang yang berlokasi di Banten atau Nusa Tenggara Timur, dengan kapasitas 150.000-300.000 barel per hari.

"Intinya kalau pembangunan kilang BBM khususnya di Bontang terwujud kelak, maka setidaknya akan melengkapi kilang yang dikelola Pertamina yang mayoritas berusia tua rata-rata dibangun pada 1970-an. Kecuali kilang Balongan yang dibangun pada 1994," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Akuisisi Perusahaan Migas Amerika di Malaysia

Pertamina Akuisisi Perusahaan Migas Amerika di Malaysia

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2014 | 15:15 WIB

Pertamina Dituding Jual Avtur dengan Harga Mahal

Pertamina Dituding Jual Avtur dengan Harga Mahal

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 18:22 WIB

Pertamina Diberi Opsi Kelola Blok Migas Milik ExxonMobil

Pertamina Diberi Opsi Kelola Blok Migas Milik ExxonMobil

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 16:43 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×