Naikkan BBM, Jokowi Melenceng dari Amanat Trisakti

Sabtu, 15 November 2014 | 15:13 WIB
Naikkan BBM, Jokowi Melenceng dari Amanat Trisakti
Presiden Jokowi Tiba di Beijing

Suara.com - Pengamat ekonomi politik dari International Global Justice (IGJ), Hendrajit, menilai Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah menafikan amanat trisakti jika menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ini kan seperti kepribadian ganda dari Jokowi, setiap kebijakan harusnya mengemban trisakti yang harus memprioritaskan anggaran-anggaran pro-rakyat," kata Hendrajit di Warung Daun Cikini Jakarta, Sabtu (15/11/2014).

Penghapusan subsidi BBM, kata dia, justru menafikkan kebutuhan publik. Bahkan mirip dengan kebijakan ekonomi yang dicanangkan negara neo-liberal.

Dia juga menilai bahwa rencana pemerintah melakukan realokasi subsidi BBM pada sektor-sektor lain masih belum cukup.

"Artinya, dia pada dasarnya patuh pada neo-liberal, tapi mengorbankan sektor yang memang keharusan subsidi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI