Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Rupiah ke Titik Terendah sejak 1998, Indeks Saham Terjun Bebas

Doddy Rosadi

Selasa, 16 Desember 2014 | 18:34 WIB
Rupiah ke Titik Terendah sejak 1998, Indeks Saham Terjun Bebas
Bursa Efek Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terjun bebas. Pada sesi penutupan perdagangan, Selasa (16/12/2014), IHSG jatuh 82,40 poin atau 1,62 persen ke posisi 5.026,02. Melemahnya nilai tukar rupiah ke titik terendah sejak Agustus 1998 menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks saham.

"Trigger utama pelemahan indeks BEI dari eksternal, di antaranya ekpspektasi kenaikan suku bunga AS dan menurunnya harga minyak dunia," ujar Director of Investment of PT Valbury Asia Asset Management Andreas Yasakasih.

Menurut dia, ekpsektasi kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dari perkiraan membuat investor terutama asing mengamankan aset-asetnya di pasar negara-negara berkembang.

"Kenaikan Fed rate membuat imbal hasil di AS lebih menarik," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika menambah sentimen negatif bagi pasar saham di dalam negeri. Penguatan dolar AS itu karena permintaan valas di dalam negeri cukup tinggi untuk pembayaran bunga utang menjelang akhir tahun.

Kendati demikian, menurut Andreas Yasakasih, melemahnya IHSG BEI masih dinilai normal karena pemicunya bukan dari dalam negeri. Sehingga potensi untuk berbalik arah atau menguat cukup terbuka.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 347.902 kali dengan volume mencapai 6,80 miliar lembar saham senilai Rp6,44 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 69 saham, yang melemah 276 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 60 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 357,35 poin (1,55 persen) ke 22.670,50, indeks Nikkei turun 344,08 poin (2,01 persen) ke 16.755,32, dan Straits Times melemah 79,05 poin (2,40 persen) ke posisi 3.215,09. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tembus Posisi Terendah Sejak Agustus 1998

Rupiah Tembus Posisi Terendah Sejak Agustus 1998

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 16:22 WIB

Menteri Sofyan: Pelemahan Mata Uang Bukan Hanya Dialami Indonesia

Menteri Sofyan: Pelemahan Mata Uang Bukan Hanya Dialami Indonesia

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 12:19 WIB

Rupiah Hampir Tembus Rp13 Ribu per Dolar AS, Ini Tanggapan Menkeu

Rupiah Hampir Tembus Rp13 Ribu per Dolar AS, Ini Tanggapan Menkeu

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 11:31 WIB

Rupiah Dekati Rp13.000, Indeks Saham Turun Drastis

Rupiah Dekati Rp13.000, Indeks Saham Turun Drastis

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 10:19 WIB

Terkini

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB