Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Investor Jual Saham, IHSG Keluar dari Level 5.200

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2015 | 18:02 WIB
Investor Jual Saham, IHSG Keluar dari Level 5.200
Bursa Efek Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia terlempar dari level 5.200. Pada sesi penutupan perdagangan, Rabu (14/1/2015), IHSG ditutup melemah sebesar 54,69 poin atau 1,05 persen ke posisi 5.159,66, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) mengalami naik sebesar 10,61 poin atau 1,18 persen ke posisi 886,93.

"Pelemahan indeks BEI cenderung dipicu faktor bursa saham global yang berada di area negatif," ujar Analis dari PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe.

Menurut dia, sebagian pelaku pasar mengambil posisi lepas saham seraya menanti data penjualan ritel Amerika Serikat yang akan diumumkan pada Rabu (14/1/2015) waktu setempat. Diproyeksikan data ekonomi AS itu membaik sehingga membuat sebagian investor khawatir kenaikan suku bunga AS (Fed rate) bisa lebih cepat dari jadwal.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar saham di dalam negeri juga sedang menanti realisasi proyek infrastruktur pemerintah. Adanya perbaikan sektor infrastruktur dapat menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akhirnya meningkatkan status peringkat investasi Indonesia menjadi "investment grade".

"Peringkat investasi Indonesia yang membaik akan mengkis sentimen kenaikan Fed rate yang selama ini dikhawatirkan investor," katanya.

Analis HD Capital Yuganuir Wijanarko menambahkan bahwa aksi jual pelaku pasar mendorong IHSG kembali bergerak di bawah level 5.200 poin.

Namun, menurut dia, penurunan indeks BEI itu dapat dimanfaatkan untuk mengakumulasi saham berkapitalisasi besar karena potensi IHSG BEI meningkat masih terbuka seiring dengan rencana pemerintah yang akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di bulan Februari tahun ini.

"Sentimen terkait BBM itu dapat memberikan angin segar nantinya dan menahan penurunan lebih lanjut," katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 244.163 kali dengan volume mencapai 6,39 miliar lembar saham senilai Rp4,23 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 86 saham, yang melemah 235 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 86 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 103,37 poin (0,43 persen) ke 24.112,60, indeks Bursa Nikkei turun 291,75 poin (1,71 persen) ke 17.795,96, dan Straits Times melemah 11,43 poin (0,34 persen) ke posisi 3.329,64. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bursa Regional Turun, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Bursa Regional Turun, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2015 | 09:19 WIB

Bursa Regional Masuk Zona Merah, IHSG Justru Menguat

Bursa Regional Masuk Zona Merah, IHSG Justru Menguat

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2015 | 10:14 WIB

Dana Asing Kembali Masuk ke Bursa Saham

Dana Asing Kembali Masuk ke Bursa Saham

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2015 | 17:56 WIB

S&P Naikkan Peringkat, Indeks Saham Terus Menanjak

S&P Naikkan Peringkat, Indeks Saham Terus Menanjak

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2015 | 10:40 WIB

Rupiah Stabil, Indeks Saham Semakin 'Perkasa'

Rupiah Stabil, Indeks Saham Semakin 'Perkasa'

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2015 | 10:52 WIB

"Rebound", Indeks Saham Kembali Tembus Level 5.200

"Rebound", Indeks Saham Kembali Tembus Level 5.200

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2015 | 18:03 WIB

Terkini

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 11:08 WIB

Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik

Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:55 WIB

Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata

Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:51 WIB

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Strategi Hery Gunardi Bawa Transformasi BRI Menuju Era Perbankan Modern dan Inklusif

Strategi Hery Gunardi Bawa Transformasi BRI Menuju Era Perbankan Modern dan Inklusif

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:34 WIB

Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun

Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:33 WIB

IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346

IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 09:14 WIB

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB