Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Musim Hujan, Omzet Pedagang di Tanah Abang Anjlok 50 Persen

Doddy Rosadi

Jum'at, 16 Januari 2015 | 16:22 WIB
Musim Hujan, Omzet Pedagang di Tanah Abang Anjlok 50 Persen
Pakaian khas muslim mulai banyak dijual di kawasan Tanah Abang. [suara.com/Stevano Rojalalo]

Suara.com - Situasi pasar tekstil, pakaian jadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, memperlihatkan bahwa pasar masih sepi dikunjungi pembeli, pasca membludaknya penjualan sewaktu memasuki bulan puasa hingga lebaran Idul Fitri tahun 2014.Namun para pedagang mengharapkan penjualan akan pulih kembali mulai bulan April-Mei 2015.

Salah seorang pemilik toko pakaian jadi Erza Jeans Blok F2 lantai 3 Los EKS no. 161, Adhe (25 tahun) mengatakan bahwa sepinya pasar tekstil pakaian jadi di Tanah Abang karena para pembeli baru saja membeli pakaian jadi secara besar-besaran pada lebaran tahun 2014, terlihat dari omzet yang diperoleh para penjual pakaian jadi yang mencapai Rp100 juta hingga Rp200 juta per hari.

Faktor lain yang membuat pasar menjadi sepi dari pengunjung adalah cuaca yang tidak mendukung.

"Belakangan sering turun hujan, biasanya kalau hujan turun, pengunjung yang datang dari berbagai daerah menjadi malas keluar rumah untuk mengunjungi pasar Tanah Abang. Makanya pasar menjadi sepi," ujar pemilik toko New Tampil Blok F2 lantai 4, Prima (23 tahun).

Sepinya pasar dari para pengunjung mempengaruhi omzet yang hanya mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari. Jumlah itu turun lebih dari 50 persen dari omzet penjualan normal yang biasanya mencapai Rp50 juta per hari.

Pasar Tanah Abang yang merupakan pusat perdagangan pakaian dan tekstil di Jakarta Pusat masih menjadi pilihan utama bagi para pembeli yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa dari jenis pakaian jadi yang masih menjadi incaran bagi para pembeli yaitu celana jeans dan baju gamis.

Jenis celana yang sedang populer saat ini adalah celana jeans jenis street berwarna stone dan blit, baik itu celana pendek maupun celana panjang. Untuk pakaian pria tidak terlalu banyak model seperti baju kaos dan kemeja. Sedangkan untuk pakaian wanita, baju gamis masih menjadi pilihan sebagian besar pembeli.

Pada hari Jumat (16/1/2015) pukul 11.00 WIB hampir sebagian toko pakaian jadi di pasar tekstil Tanah Abang sepi dari pengunjung. Pemilik toko terlihat santai menunggu pembeli, sedangkan tidak begitu banyak pembeli yang berlalu lalang di pasar tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi di Tanah Abang

Jokowi di Tanah Abang

Foto | Jum'at, 02 Januari 2015 | 18:50 WIB

Zuckerberg Ikut Blusukan, Jokowi: Baru Lima Menit Langsung Capek

Zuckerberg Ikut Blusukan, Jokowi: Baru Lima Menit Langsung Capek

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 15:15 WIB

Mark Zuckerberg Blusukan ke Tanah Abang

Mark Zuckerberg Blusukan ke Tanah Abang

Foto | Senin, 13 Oktober 2014 | 14:35 WIB

Blok G Sepi Pengunjung, Jokowi Tuding Harga yang Tak Kompetitif

Blok G Sepi Pengunjung, Jokowi Tuding Harga yang Tak Kompetitif

News | Jum'at, 05 September 2014 | 00:26 WIB

Pasar Blok G Sepi, Jokowi: Itu Bisa Karena Produknya Nggak Bener

Pasar Blok G Sepi, Jokowi: Itu Bisa Karena Produknya Nggak Bener

News | Kamis, 04 September 2014 | 17:31 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×