Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Harga Sembako Belum Turun, Pemerintah Harus Lakukan Ini

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2015 | 15:22 WIB
Harga Sembako Belum Turun, Pemerintah Harus Lakukan Ini
Ilustrasi: Pedagang melayani pembeli kebutuhan pokok di pasar. (Antara/Oky Lukmansyah)

Suara.com - Pemerintah tidak bisa menunggu pedagang pasar untuk menurunkan harga kebutuhan pokok. Direktur Eksekutif INDEF, Enny Sri Hartati mengatakan, pemerintah mempunyai kewenangan untuk melakukan intervensi harga di pasar.

Kata dia, pemerintah bisa mengintervensi harga di pasar sebagai regulator yang memberikan izin kepada distributor dan juga dengan cara mengerahkan BUMN untuk memasukkan produknya ke pasar dengan harga murah.

“Sebagai regulator, pemerintah kan yang mengeluarkan izin bagi distributor, misalnya untuk air kemasan atau juga untuk distributor untuk barang impor. Kalau mereka tidak mau menurunkan harga, pemerintah bisa mengevaluasi lagi izin yang diberikan atau juga bisa mencabut izin itu,” kata Enny di Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Enny menambahkan, penurunan harga sebenarnya bukan berada di tangan pedagang pasar yang bertemu langsung dengan konsumen. Tetapi, keputusan itu ada di tangan distributor.

Selain menggunakan kewenangan sebagai regulator dalam melakukan intervensi pasar, pemerintah juga bisa mengerahkan BUMN untuk masuk ke pasar guna memicu penurunan harga.

“BUMN itu kan ada juga yang memroduksi gula. Nah, BUMN tersebut bisa memasukkan gula ke pasar dengan harga yang murah. Kalau harga gula dari pemerintah murah maka otomatis harga gula dari pihak swasta juga akan turun. Begitu juga dengan Bulog yang masih punya fungsi sebagai penyangga bisa mendistribusikan beras ke pasar dengan harga murah,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan mendesak pedagang pasar untuk segera menurunkan harga barang karena pemerintah sudah menurunkan harga BBM bersubsidi. Apabila harga barang tidak juga turun, pemerintah mengancam akan melakukan intervensi harga di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipaksa Pemerintah Turunkan Harga, Ini Jawaban Pedagang Pasar

Dipaksa Pemerintah Turunkan Harga, Ini Jawaban Pedagang Pasar

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2015 | 14:17 WIB

Daerah Antisipasi Penimbunan Kebutuhan Barang Pokok

Daerah Antisipasi Penimbunan Kebutuhan Barang Pokok

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2015 | 06:54 WIB

Tiga Menteri Blusukan ke Pasar Tengah Malam

Tiga Menteri Blusukan ke Pasar Tengah Malam

Bisnis | Sabtu, 01 November 2014 | 02:41 WIB

Mendag: Kenaikan Harga Sembako 5-10 Persen Masih Wajar

Mendag: Kenaikan Harga Sembako 5-10 Persen Masih Wajar

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 14:30 WIB

Harga Sembako Naik, Pemerintah Siap Intervensi Pasar

Harga Sembako Naik, Pemerintah Siap Intervensi Pasar

Bisnis | Senin, 30 Juni 2014 | 09:42 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB