Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
PT Krakatau Osaka Steel.
  • PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon akan menutup seluruh operasional pabriknya secara permanen pada Juni 2026 mendatang.
  • Keputusan penutupan tersebut berdampak pada PHK massal terhadap hampir 200 buruh akibat kerugian finansial sejak tahun 2022.
  • Faktor utama penutupan pabrik adalah gempuran impor baja murah dari China, penurunan permintaan konstruksi, serta kelebihan pasokan global.

Suara.com - PT Krakatau Osaka Steel secara resmi mengumumkan penutupan operasional pabriknya di Cilegon, Banten. Penutupan ini berdampak langsung pada terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang menimpa hampir 200 orang buruh.

Keputusan pahit ini terpaksa diambil akibat kerugian finansial yang terus dialami perusahaan sejak tahun 2022.

Berdasarkan rilis dari pihak internal, perusahaan merencanakan penghentian produksi total pada akhir April 2026 dan akan menutup seluruh kegiatan usahanya secara permanen pada Juni 2026.

Melansir dari ANTARA News, Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif, memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor utama di balik penutupan pabrik tersebut.

Faktor utamanya meliputi gempuran impor baja murah dari China, penurunan permintaan konstruksi, dan kelebihan pasokan global.

Perbedaan Krakatau Osaka Steel dan Krakatau Steel

Bagi masyarakat awam, nama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Krakatau Osaka Steel (KOS) sering kali dianggap sebagai satu perusahaan yang sama.

Hal ini sangat wajar mengingat kemiripan nama depan serta lokasi operasional keduanya yang sama-sama berpusat di Cilegon, Banten.

Namun, apakah Krakatau Osaka Steel dan Krakatau Steel sebenarnya sama? Jawabannya adalah tidak sama, melainkan memiliki hubungan kepemilikan struktur bisnis korporasi.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai perbedaannya.

1. Hubungan Kepemilikan dan Profil Perusahaan

Perbedaan utama terletak pada status kepemilikan dan struktur hukum perusahaan.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KS): Merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang produksi baja terintegrasi terbesar di tanah air. KS didirikan sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1970.

PT Krakatau Osaka Steel (KOS): Merupakan perusahaan patungan (joint venture) yang didirikan oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama raksasa produsen baja asal Jepang, Osaka Steel Co., Ltd. (OSC).

Melansir dari laporan historis peletakan batu pertama perusahaan, pembentukan KOS ini ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking pembangunan pabrik baja konstruksi di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) pada Mei 2015 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB